Breaking News:

Berita Manado

Tunjang Kesejahteraan, Rp 50 Miliar Disiapkan Khusus Bayar Gaji Tenaga Kontrak

Kesejahteraan tenaga kontrak (nakon) menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Tomohon

Tribun Manado / Hesly Marentek
Tunjang Kesejahteraan, Rp 50 Miliar Disiapkan Khusus Bayar Gaji Tenaga Kontrak 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kesejahteraan tenaga kontrak (nakon) menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Tomohon.

Bahkan di tahun 2021 ini sekira Rp 50 miliar dialokasikan khusus pembayaran gaji para nakon.

"Tahun ini kami sediakan sekira Rp 50 Miliar, itu khusus untuk bayar gaji tenaga kontrak," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon Gerardus Mogi, Jumat (23/4/2021).

Untuk perbulan Pemkot Tomohon mengeluarkan dana sekira Rp 4,2 sampai 4,5 Miliar guna pembayaran gaji nakon.

Baca juga: Disperindag-Naker Sitaro Bakal Turun Lapangan Edukasi Pengusaha Soal THR Karyawan

Baca juga: Besaran THR PNS Polri TNI dan Pensiunan Tahun 2021, Berikut Ini Jadwal Pencairan

Baca juga: Siapkan Proses Belajar Tatap Muka di Sekolah, Depri Pontoh: Syaratnya Harus Patuhi Prokes

"Biasanya yang dikeluarkan per bulan Rp 4,2 sampai 4,5 miliar," sambung Mogi.

Lebih lanjut, diterangkan Mogi, untuk setiap nakon menerima gaji bervariasi, dikarenakan menyesuaikan dengan klasifikasi nakon.

"Tentu pembayaran berbeda. Karena ikut sesuai klasifikasi," terangnya.

Untuk gaji paling besar di diterima kategori tenaga kontrak khusus (TTK).

Baca juga: Sabtu Dini Hari Oksigen KRI Nanggala-402 Akan Habis, Berharap Pesawat Poseidon Segera Tiba

Baca juga: Benny Wenda Klaim China Dukung Kemerdekaan OPM, Disebut Ilusi Mahfud MD, Tiongkok Beri Kucuran Dana?

Baca juga: Sule dan Istri Pisah Rumah, Rizky Febian Mendadak Ungkap Kerinduan pada Mendiang Lina Jubaedah

Sedangkan untuk paling rendah gaji tenaga kontrak umum (TKU).

"TKK ini biasanya mendapat di kisaran paling rendah Rp 3 jutaan. Sedangkan yang TKU Rp 2,2 juta sampai Rp 2,5 juta," jelas Mogi.

Sementara diketahui saat ini jumlah nakon di Pemkot yakni 938, namun tengah dilakukan uji kompetensi.

"Sementara dilakukan uji kompetensi. Untuk apakah akan dievaluasi kita menunggu petunjuk pimpinan," jelas Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Royke Tangkawarouw. (hem)

Baca juga: KRI Nanggala Masih Dalam Pencarian, Oksigen Tinggal Sampai Besok Atau 3 Kali 24 Sejak Hilang Kontak

Baca juga: Kisah Milenial Desa Lembean Minut: Keliling Dunia hanya Dengan Main Kolintang, Pukau Pejabat Serbia

Baca juga: Wawali Hengky Honandar Minta Segera Tangani Masalah Kebersihan

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Hesly Marentek
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved