Breaking News:

Penanganan Covid

Pengawasan PPKM di Sitaro Diserahkan ke Satgas Covid-19 Kelurahan dan Kampung

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) masih menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Octavian Hermanses
Sekretaris Satgas Covid-19 Sitaro, Ch. Bob Wuaten 

Manado, TRIBUNMANDO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) masih menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal itu diatur lewat Surat Edaran Bupati Kepulauan Sitaro Nomor 12/SE/III-2021 Tanggal 19 Maret 2021 tentang pengaturan pemberlakukan pemabatasan kegiatan dalam rangka pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Sitaro.

Meski dalam hal pengawasan terhadap pengaturan PPKM ini telah diserahkan kepada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kecamatan, Kelurahan dan Kampung.

Sekretaris Satgas Covid-19 Sitaro, Ch. Bob Wuaten mengatakan, sejalan dengan diterbitkannya Surat Edaran tersebut, pemerintah daerah mendorong pengaktifan posko Satgas Covid-19 di tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Kampung.

Baca juga: Pemerintah Kota Kotamobagu Gelar Rapat Persiapan Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Baca juga: Mobil Avanza Terbakar Saat Melalui Jalan Ringroad Manado, Lima Penumpang Berhasil Keluar

Baca juga: Ketum PSSI Sebut Liga 1 Bisa Bergulir 3 Juli 2021, Perencanaan Sudah Disiapkan

"Tentu dalam pelaksanaan tugasnya, Satgas Kecamatan maupun Kelurahan dan Kampung selalu berkoordinasi dengan Satgas Daerah," kata Wuaten, Rabu (21/04/2021).

Adapun tugas dan fungsi Satgas Covid-19 Kelurahan dan Kampung yakni menindaklanjuti Surat Edaran Bupati terkait pembatasan pada sejumlah kegiatan-kegiatan seperti kegiatan pemerintahan, kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan hingga kegiatan di tempat-tempat umum dan lokasi wisata.

"Mulai dari pengawasan penerapan protokol kesehatan hingga jumlah orang yang akan mengikuti kegiatan-kegiatan pemerintahan, ibadah dan sosial kemasyarakatan," lanjut Wuaten.

Khusus untuk pelaku perjalanan, Wuaten bilang meskipun secara umum tak lagi menerapkan pemeriksaan Rapid Antigen, namun Satgas Covid-19 di tingkat Kelurahan dan Kampung harus proaktif mengawasi keberadaan pelaku perjalanan di wilayah masing-masing.

Baca juga: SOSOK Brigjen TNI Tetty Melina Lubis, Lalu Urus Aprilio Manganang, Kini Usut Pengeroyokan Kopassus

Baca juga: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Milik TNI AL Hilang di Utara Bali, Diduga di Palung Kedalaman 700 Meter

Baca juga: Mobil Avanza Terbakar Saat Melalui Jalan Ringroad Manado, Lima Penumpang Berhasil Keluar

"Satgas melalui Puskesmas bisa melakukan skrining terhadap setiap pelaku perjalanan. Jika hasil pemeriksaan menunjukan hasil reakrif atau positif, langsung diambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya, penerapan PPKM di Kabupaten Kepulauan Sitaro terbilang sangat ketat.

Halaman
12
Penulis: Octavian Hermanses
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved