Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Tomohon

Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Caroll Senduk: Akan Ada Penyiapan Fasilitas Layanan Kesehatan

Apel yang digelar di halaman Mapolres Kota Tomohon ini diikuti Wali Kota Tomohon Caroll Senduk.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Hesly Marentek
Pelaksanaan apel kesiapsiagaan dalam rangka tanggap bencana, di Halaman Mapolres Tomohon, Rabu (21/4/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Kota Tomohon menyatakan kesiapan menghadapi bencana.

Ini ditandai dengan apel kesiapsiagaan dalam rangka tanggap bencana di wilayah hukum Polres Tomohon, Rabu (21/4/2021).

Apel yang digelar di halaman Mapolres Tomohon ini diikuti Wali Kota Tomohon Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, Kepala Kejari Tomohon Fien Ering, Ketua PN Tondano Nova Laura Sasube dan Ketua DPRD Tomohon Djemmy Sunda.

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menyatakan tindaklanjut apel ini akan dilakukan sosialisasi atau mengkondisikan masyarakat agar menjauh dari daerah-daerah rawan bencana longsor, pohon tumbang dan tepi pantai.

Selanjutnya akan menyiapkan dan mengelola seluruh sumber daya manusia, logistik, dan peralatan, penyiapan sarana dan prasarana untuk penanganan keadaan darurat bencana diantaranya jalur dan tempat evakuasi, lokasi pengungsian 

"Akan ada penyiapan fasilitas layanan kesehatan sesuai dengan penerapan prokes dalam penanganan Covid-19. Lalu bersiap melakukan evakuasi masyarakat yang tinggal di daerah resiko tinggi bencana," tukasnya 

Caroll Senduk juga memastikan bakal mengaktifkan tim siaga untuk memantau lingkungan sekitar akan gejala awal terjadinya bencana.

Mengaktifkan pusdalops daerah terkoneksi dengan pusat terkait data-data, informasi dan komunikasi kelembagaan terkait baik di pusat dan provinsi, kabupaten/kota.

"Apabila nanti diperlukan dapat menetapkan status darurat bencana, serta aktivasi rencana kontigensi menjadi rencana operasi," ujarnya.

Adapun untuk informasi peringatan dini daerah berpotensi banjir dan tanah longsor dapat mengakses melalui badan penanggulangan bencana.

Sedangkan terkait bencana erupsi gunung berapi, juga perlu di antisipasi karena di wilayah Tomohon ada 2 gunung berapi aktif yakni gunung lokon dan mahawu.

"Semua pihak yang ada, baik pemerintah maupun masyarakat bahkan relawan agar dapat mempersiapkan segala sesuatu dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi jika terjadi bencana alam. Saling berkoordinasi dan berkomunikasi semua pihak dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam," tandas Caroll Senduk.

Sementara itu, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot mengatakan apel kesiapsiagaan hari ini merupakan apel terpadu yang melibatkan instansi terkait antaranya TNI, BPBD, Dishub, Dinas Kesehatan, Pol-PP, Damkar dan instansi terkait lainnya dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana alam.

Selain itu, apel ini juga dalam rangka mengecek kesiapan kita baik personil maupun sarana prasarana yang ada, dalam rangka upaya pencegahan maupun penanganan bila terjadi bencana alam.

"Menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak panik, selalu waspada terutama masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana seperti longsor, daerah perbukitan/tebing termasuk wilayah Tombariri bagi masyarakat yang tinggal di pesisir pantai," ajak Bambang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved