Berita Talaud
Kesal Karena Sering Terjadi Pemadaman Aliran Listrik, Mobil Operasional PLN Dirusak Warga
Satu Unit Kendaraan Operasional PT Persero PLN Lirung, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, rusak karena dilempari orang tak dikenal
Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Satu Unit Kendaraan Operasional PT Persero PLN Lirung, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, rusak karena dilempari orang tak dikenal.
Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (21/4/2021) sekitar sekitar pukul 14:00 Wita di Desa Kalongan Kabupaten Kepulauan Talaud .
Berdasarkan laporan Kepolisian Sektor Lirung, saat itu petugas PLN Cabang Unit Lirung sedang memperbaiki jaringan di Desa Kalongan.
Mereka tiba-tiba di hadang oleh seseorang alias Mr x, sambil mengancam dengan menggunakan senjata tajam di tenga perjalan pulang ke Lirung.
Baca juga: Olly Dondokambey Optimistis di 2022, Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, Penggangguran Berkurang
Baca juga: 5 Kapal Selam Milik Indonesia, KRI Alugoro-405 Buatan Anak Bangsa dan KRI Nanggala-402 yang Hilang
Baca juga: Semangat Hari Kartini, LaNyalla dan Senator Liow: Api Perjuangan Kartini Tetap Menyala
Sempat terjadi adu mulut antara Mr x dengan beberapa petugas dari PLN saat itu .
Rupanya adu mulut antara Mr x dengan petugas PLN, menjadi perhatian warga desa dengan berbondong - bondong puluhan warga langsung berdatangan ke lokasi TKP dan menyerang petugas PLN .
Merasa panik Petugas PLN langsung tancap gas dengan mobil operasional dan berusaha menghindar dari amukan massa saat itu.
Baca juga: Pemudik yang Pulang ke Bolsel Wajib Isolasi Mandiri Selama 3 Hari
Baca juga: Wali Kota Kotamobagu Hadiri Sosialisasi Pengisian JPT dan Penegakan Disiplin PNS
Baca juga: Kecelakaan Maut, Satu Orang Tewas, Truk Angkut 8 Pekerja Proyek Terjun ke Sungai Sedalam 15 Meter
Akibat dari kejadian tersebut mobil petugas PLN mengalami kerusakan akibat dilempari batu oleh warga .
Kapolsek Lirung Iptu La Ali saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
Saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti- bukti di lapangan untuk mengungkap siapa otak intelektual dari aksi penyerangan mobil PLN terebut ujar Kapolsek.
Di ketahui sudah hampi satu bulan lamanya di kabupaten kepulauan Talaud mengalami krisis listrik.
Baca juga: Walanda Maramis, Pahlawan Nasional Wanita Asal Minut yang Tak Kalah Dari Kartini
Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok Kamis 22 April 2021, BMKG: 20 Wilayah Dilanda Hujan dan Angin Kencang
Baca juga: 5 Kapal Selam Milik Indonesia, KRI Alugoro-405 Buatan Anak Bangsa dan KRI Nanggala-402 yang Hilang
Warga Talaud terutama warga di Pulau Salibabu terus mengeluhkan keadaan tersebut.
Warga menuding pihak PLN ikut memanfaatkan keadaan tersebut guna meraih keuntungan pribadi di balik pemakaian BBM bersubsidi tanpa melihat dampak kerugian di masyarakat .
Masyarakat berharap ada perhatian dari pemerintah untuk permasalahan krisis listrik di kabupaten Talaud (iv)
Baca juga: Bupati Minut Joune Ganda: Kartini Modern Pejuang Garda Depan Covid-19
Baca juga: Pendaftaran Seleksi CPNS 2021 Segera Dibuka, Ini Dia Formasi di Kota Kotamobagu
Baca juga: Polda Papua Periksa Bripka HSW, Diduga Jual Amunisi ke KKB, Tertangkap Bawa 51 Butir Peluru Ilegal
YOUTUBE TRIBUN MANADO: