Breaking News:

Pandemi Covid 19

Inilah Oasis Portabel, Gelembung Pelindung dari Covid-19 Buatan Seniman Belgia

Oasis portabel itu melindunginya dalam gelembung udara yang dimurnikan oleh tanaman aromatik di dalamnya.

VOA/Instagram @Alain Verschueren
Oasis portabel karya Alain Verschueren. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pandemi Covid-19 dengan segala dampaknya membuat orang-orang turut berkreasi.

Satu di antaranya Alain Verschueren, seorang seniman dan pekerja sosial Belgia.

Mengutip warta VOA Indonesia, Senin (20/4/2021), ketika pemerintah Eropa memberi tahu orang-orang untuk membuat "gelembung" untuk membatasi interaksi sosial mereka selama pandemi Covid-19, ini mungkin bukan seperti yang mereka pikirkan.

Namun, Alain Verschueren justru berjalan-jalan di Brussel, ibu kota Belgia, dengan ‘gelembung’ yang ia ciptakan.

Ia menyebutnya "oasis portabel", sebuah rumah kaca mini terbuat dari kaca plexi yang diletakkan di pundaknya.

Oasis portabel itu melindunginya dalam gelembung udara yang dimurnikan oleh tanaman aromatik di dalamnya.

Seperti dilansir Reuters, pria berusia 61 tahun itu, mengembangkan ide itu 15 tahun lalu.

Dia terinspirasi oleh oasis subur di Tunisia tempat dia bekerja sebelumnya.

Di kota yang membutuhkan masker untuk menahan penyebaran Covid-19, penemuannya menemukan kehidupan baru.

"Ini tentang menciptakan gelembung di mana saya bisa mengunci diri, untuk memisahkan diri dari dunia yang menurut saya terlalu membosankan, terlalu berisik atau bau," kata Verschueren kepada Reuters.

Ia menambahkan bahwa dia menderita asma dan merasa bernapas di dalam alatnya lebih nyaman daripada memakai masker wajah.

"Seiring berjalannya waktu, saya perhatikan bahwa orang-orang mendatangi saya dan berbicara dengan saya. Isolasi ini menjadi lebih dari sekadar cara untuk berhubungan," katanya.

Sejumlah orang di Brussel tampak geli dan bingung melihat pria yang berjalan-jalan di antara toko – sebagian besar tutup karena pembatasan Covid-19 – terbungkus dalam tabung berisi tanaman timi, rosemary, dan lavender.

"Apakah ini rumah kaca? Apakah untuk lebah? Apakah untuk tanaman? Kami tidak tahu, tapi itu ide yang bagus," kata Charlie Elkiess, pensiunan pengerajin perhiasan, kepada Reuters.

Verschueren mengatakan, dia berharap dapat mendorong orang untuk lebih peduli terhadap lingkungan, untuk mengurangi kebutuhan untuk melindungi diri dari polusi udara dan suara. (*)

Baca juga: Menilik Bisnis Kosmetik Pria, Penggemarnya Usia 40-60an

Baca juga: Mimpi Aneh Soeharto Sebelum Meninggal, Nonton Gamelan Sinden Orang Sunda, Ditertawakan Mba Tutut

Baca juga: Informa Gelar Promo Khusus Ramadan, Ada Cashback hingga 15 Persen

Editor: maximus conterius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved