Breaking News:

Berita Sitaro

Potensi Banjir Lahar Dingin Gunung Karangetang, Masyarakat Sitaro Diminta Waspada

Kondisi demikian berpotensi menimbulkan berbagai dampak bencana alam, termasuk banjir lahar dingin Gunung Karangetang.

Istimewa.
Pembersihan material banjir lahar dingin yang sempat terjadi awal tahun ini di Kali Batuawang Kelurahan Bebali Siau Timur. 

Kontributor tribunmanado.co.id/Octavianus Hermanses

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Selang tiga hari ini, curah hujan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengalami peningkatan.

Kondisi demikian berpotensi menimbulkan berbagai dampak bencana alam, termasuk banjir lahar dingin Gunung Karangetang.

Ramalan Zodiak Jumat 16 April 2021, Gemini Peka Oleh Perasaan, Pisces Bahagia dan Sedih Menghampiri

Kecelakaan Maut Pukul 02.00 WIB, Pemotor Vixion Tewas, Ngebut Serempet Truk, Terpelanting ke Aspal

5 Menu Sahur yang Sebaiknya Jangan Dipanaskan, Nomor 4 Tak Disangka, Malah Jadi Racun Tubuh

Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Karangetang, Didi Wahyudi mengatakan, dalam kondisi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta waktu yang lama berpotensi menimbulkan banjir lahar dingin.

"Apalagi kalau hujan dalam waktu yang lama, itu sangat berpotensi terjadi banjir lahar dingin," kata Wahyudi, Kamis (15/04/2021).

Menurut dia, kemungkinan besar terjadinya banjir lahar dingin karena adanya tumpukan material sisa erupsi Gunung Karangetang yang terjadi sejak beberapa tahun lalu.

"Volumenya bisa mencapai jutaan kubik dari hasil erupsi Karangetang yang masih menumpuk di badan gunung," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Octavian Hermanses
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved