Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info BMKG

Peringatan Potensi Bibit Siklon Tropis 94, Berikut 10 Kecamatan Rawan Banjir dan Longsor di Manado

Dijelaskan pihak BMKG bahwa cuaca ekstrem ini adalah sebagai dampak dari bibit Siklon Tropis 94 W.

Editor: Rizali Posumah
Tribun manado / Andreas Ruaw
BMKG telah mengeluarkan imbauan untuk Provinsi Sulut dan 15 Kabupaten/kota di Sulut perihal cuaca ekstrem pada 14 hingga 19 April 2021 mendatang. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - BMKG telah mengeluarkan imbauan untuk Provinsi Sulut dan 15 Kabupaten/kota di Sulut perihal cuaca ekstrem pada 14 hingga 19 April 2021 mendatang. 

Dijelaskan pihak BMKG bahwa cuaca ekstrem ini adalah sebagai dampak dari bibit Siklon Tropis 94 W.

BMKG Sulawesi Utara mencatat bibit Siklon Tropis 94w terbentuk di wilayah Samudra Pasifik.

Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) pun diminta mewaspadai banjir bandang.

Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi di Manado Ben Arthur Molle menyampaikan berdasarkan hasil pemantauan kondisi Atmosfer di Wilayah Sulawesi Utara pada tanggal 12 April 2021, terdapat adanya pembentukan area pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (Konvergensi). 

Kondisi ini menyebabkan adanya peningkatan pertumbuhan awan hujan sehingga terjadi hujan sedang hingga lebat pada siang hingga sore hari disertai angin kencang dengan kecepatan maximum mencapai 32 Knot (60 Km/Jam).

Kondisi cuaca pada sepekan kedepan diprakirakan didominasi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar Sulawesi Utara, dan beberapa wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat dan angin kencang.

Kondisi tersebut dipengaruhi akibat adanya Bibit Siklon Tropis 94W. 

Langkah Antisipatif Warga Manado

Kabar adanya cuaca ekstrem di Manado dalam beberapa hari ke depan, membuat hati warga Manado yang tinggal di daerah rawan bencana dag dig dug alias khawatir. 

Langkah antisipatif dilakukan. Seperti giatkan pos ronda. Namun ada pula yang langsung mengungsi.

Seperti Januar warga Kelurahan Tingkulu yang rumahnya tak jauh dari sungai.

"Kami sekeluarga pindah dulu ke rumah kerabat di Teling," ujar dia. 

Menurut dia, kompleks rumahnya langganan banjir.  

Ia takut kali ini banjir yang terjadi akan lebih besar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved