Berita Bolmut
Memasuki Bulan Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Rakyat Boroko Terpantau Naik
Memasuki bulan ramadan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terpantau naik.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Memasuki bulan ramadan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terpantau naik.
Apalagi, dimasa pandemi covid-19 yang terus berlanjut dikhawatirkan harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan.
Di Pasar Rakyat Boroko Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) sejumlah harga bahan pokok merangkak naik.
Baca juga: Jubir Yenny Wahid Ingatkan Sejarah Kelam Cara Cak Imin Memperlakukan Gus Dur, Respons MLB PKB
Baca juga: Viral Anjing Liar Digunakan Para Caleg di India sebagai Papan Iklan Berjalan, Aktivis Geram
Baca juga: Daftar Nama Menteri yang Layak Diganti Dalam Reshuffle Kabinet, Ada Luhut dan Yasonna
Husrin salah satu penjual Bahan Pokok di Pasar Boroko kepada Tribunmanado.co.id, mengatakan untuk harga Bapok khususnya rica naik Rp 15 ribu hingga 20 Ribu rupiah.
"Iya, harga cabe rawit lokal tembus Rp 80 ribu per kilogram, sedangkan cabe kriting 50 ribu per kilo, naik 15-20 ribu, sedang untuk harga tomat 10 ribu per kilo," ujarnya, Rabu (14/4/2021).
Melihat hal ini, sejumlah warga pun mengeluhkan kenaikan bahan pokok tersebut, seperti harga rica dan tomat.
Baca juga: Kisah Istri Oktovianus, Suami Ditembak Mati KKB Papua, Minta Tebusan Rp.5 Juta: Saya Hanya Berdoa
Baca juga: Doa Hari Kedua Puasa Ramadhan, Dibaca Setelah Salat Fardhu Subuh, Dzuhur, Asar, Magrib dan Isya
Baca juga: Kepala BKPSDM Sitaro Stenly Langi: Tak Ada Pengurangan THL
"Kemarin saya membeli rica sampai 90 ribu per kilogram, kemudian tomat naik sedikit 10 ribu per kilo, biasanya hanya 5 ribu perkilogram," keluh warga setempat kepada Tribunmanado.co.id
Menanggapi hal ini, saat dikonfirmasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) memastikan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok masih aman.
Kepala Disperindag Bolmut Leida Pontoh mengatakan bahwa untuk harga bahan pokok seperti cabe mengalami kenaikan dari harga normal.
"Ya ada kenaikan, tim sudah melakukam survei dilapangan, naik 15 hingga 20 ribu rupiah," kata Kadisperindag.
Baca juga: Pramugari Cantik Gantung Diri Setelah Tahu Dirinya Jadi Orang Ketiga Perusak Hubungan, Ini Ceritanya
Baca juga: Pelakor Rebut Suami Bosnya, Istri Sah Berang Dikhianati saat Lagi Hamil: Karyawati Ga Tau Diri
Baca juga: Prediksi Borussia Dortmund vs Manchester City: Laga Panas Penantang PSG, Balas Dendam Die Borussen
Kendati demikian, sampai dengan hari ini harga Bapok lainnya masih relatif stabil.
Dirinya memastikan harga bahan-bahan pokok tersebut tetap aman hingga hari raya Idul fitri.
"Kita juga setiap hari melakukan update harga dipasar untuk memastikan harga bahan pokok masih bisa terjangkau oleh masyarakat," ujar Pontoh.
Baca juga: POTRET Tampannya Anak Rizki DA dan Nadya Mustika Rahayu, Lantas Siapakah Nama Ponakan Ridho DA Itu?
Baca juga: Rizieq Shihab Curigai Motivasi Wali Kota Bima Arya Lapor ke Polisi, Sehari Sebelumnya Datang Besuk
Disamping itu, lanjutnya, pihaknya juga telah menerjunkan tim untuk melakukan pemantauan harga dan mengecek ketersediaan kebutuhan bahan pokok di lapangan.
"Nanti sudah ada tim yang terjun ke pasar-pasar dan pertokoan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/harga-bapok-di-pasar-rakyat-boroko-terpantau-naik.jpg)