Breaking News:

KLB PKB

Alasan Cak Imin Didesak Mundur, Faktor Kecewa hingga Dizalimi Berujung Dorongan Muktamar Luar Biasa

Muktamar Luar Biasa didesak dilakukan oleh Ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di tingkat Dewan Pimpinan Cabang

Editor: Rhendi Umar
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam peringatan hari lahir ke-21 PKB, di Kantor Dewan Pengurus Pusat PKB, Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019) malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Muktamar Luar Biasa didesak dilakukan oleh Ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Hal tersebut ditengarai banyak pelanggaran anggaran dasar dan rumah tangga (AD/ART).

Hal ini diungkapkan oleh Eks Ketua DPC PKB Jeneponto Andi Mappanturu.

Ia juga mengaku merasa dizalimi oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar (KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL)

Sebab, seharusnya ia masih mengemban jabatan hingga 2022.

"Tetapi karena kezaliman pak Muhaimin yang mengubah AD/ART pada saat muktamar di Bali di dalamnya sudah tidak demokrasi," tutur Andi kepada Tribun Network, Senin (12/4).

Menurut Andi, Cak Imin seakan ketakukan akan dilengserkan dari kursi ketua umum sehingga AD/ART partai diubah.

Satu di antaranya DPP sembarangan menunjuk pengurus DPC.

Padahal, seharusnya penjaringan nama DPW harus melalui DPC.

"Berdasarkan AD/ART lama Ketua DPW dipilih oleh Ketua DPC.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved