Breaking News:

Bandara Sam Ratulangi

Awal Ramadan, Angka Penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado Melonjak 230 Persen

Angka penumpang di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menunjukkan tren peningkatan di awal Ramadan 2021

Tribun Manado / Fernando Lumowa
Suasana ruang pemeriksaan check in Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.   

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Angka penumpang di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menunjukkan tren peningkatan di awal Ramadan 2021.

Angka penumpang yang biasanya 2 ribuan per hari, menjadi 3 ribuan orang per hari. 

Fenomena peningkatan jumlah penumpang itu terjadi beberapa hari sebelum ibadah puasa alias Bulan Ramadan. 

Baca juga: Kisah Penjual Air Kelapa, Jual 400 Buah Kelapa di Masa Ramadan, Bagi Rezeki dengan Tukang Sampah

Baca juga: Wina, Pedagang Makanan di Boulevard 2 Manado Dapat Rp 15 Juta dari Program Berhadiah Le Minerale

Baca juga: Pemkab Talaud Bersinergi dengan Kejati Sulut Dalam Pendampingan Hukum

General Manager Bandara Samrat Manado, Minggus ET Gandeguai mengungkapkan, tren kenaikan penumpang memang sudah berlangsung sejak libur Paskah awal April ini. 

Tren itu berlanjut hingga awal Ramadan.

Data PT AP I Bandara Sam Ratulangi Manado menyebut, selang 1-12 April 2021 jumlah penumpang mencapai 41.464 orang. 

Jumlah itu naik 17 persen dibanding periode yang sama tahun 2019 yang berada di angka 35.259 orang. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Tonsea Lama Digegerkan Dengan Penemuan Mayat di DAS Tondano

Baca juga: Bacaan Bilal Saat Salat Tarawih 20 Rakaat Disertai Tulisan Latin, Artinya Lengkap Doa Kamilin

Suasana ruang pemeriksaan check in Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado
Suasana ruang pemeriksaan check in Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado (Tribun Manado / Fernando Lumowa)

Bahkan, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020_awal pandemi Covid-19_naik hingga 230 persen. 

Pada 1-12 April tahun lalu, jumlah penumpang datang dan pergi cuma 13.464 orang. 

Minggus bilang, kenaikan jumlah penumpang di awal Ramadan ini tak lepas dari kebijakan larangan mudik menjelang dan sesudah Lebaran yang dikeluarkan pemerintah. 

Baca juga: Kubu Rizieq Shihab Bahas Ganti Rugi Kerusakan Bandara, Sudah Ajukan Penawaran Ganti Rugi

Baca juga: 6 Resep Es Kocok dengan Bahan Utama Pepaya, Cocok untuk Minuman Berbuka Puasa Nanti

Baca juga: Potret Ikbal Remaja 19 Tahun Penderita Kelainan Saraf, Bobotnya Hanya 12 Kilogram

Sebagian penumpang adalah pemudik yang pulang ke kampung halaman atau tempat keluarga berada lebih dulu. 

"Sepertinya ada kekuatiran tidak bisa berlebaran di kampung halaman seperti tahun lalu. Jadi mereka pulang lebih awal sekalian awal puasa," ujar Minggus. 

Pihaknya memprediksi, puncak lonjakan penumpang kemungkinan besar terjadi beberapa hari jelang larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 nanti.(ndo) 

Baca juga: Oppo A54 Dijual dengan Harga Rp 2 Jutaan, Unggul di Baterai, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Baca juga: Puasa Itu Agar yang Kaya Merasakan Penderitaan Orang Miskin

Baca juga: AKP Octavianus Paparang hingga Lurah BATARKAM di Singkil dan Tuminting, Bawa Barang Besar ke Masjid

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved