Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Torang Kanal

Strategi Guru Cantik Asal Minsel, Jane Junelsti Farida Tuuk, Mengajar di Tengah Pandemi Covid-19

Hantaman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia, berdampak besar pada semua lini kehidupan umat manusia

Penulis: Rul Mantik | Editor: David_Kusuma
Kolase / Ist
Jane Junelsti Farida Tuuk 

Dia menambah komunikasi belajar dengan murid-muridnya melalui jaringan whatsapp.

Baca juga: Disparbud Bolsel Tetapkan Gunung Kolawak dan Momalia Sebagai Spot Paralayang Pertama di BMR

Baca juga: Serangan Terkini KKB Papua, Bakar Pesawat Helikopter Disertai Aksi Penembakan, Ini Lokasinya

"Tapi muncul lagi problem. Materi yang saya bagikan melalui whatsapp, hanya sedikit yang merespon. Alasan orang tua, kuota internetnya habis," ungkapnya sambil tersenyum.

Akhirnya, puteri sulung dari pasangan almarhum Jerry Tuuk dan Agnes Palapa ini membuat Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk murid-muridnya. Sudah disusun dan difotocopy.

"Tapi, lagi-lagi sedikit yang datang mengambil dan mengerjakannya. Yang lain merasa masa bodoh. Padahal saya sudah gandakan LKS itu dengan uang pribadi," keluh Jane Tuuk.

Lagi-lagi, istri dari Jerry Kawengian ini tak mau kecewa. Dia membuat program belajar home visit.

Baca juga: Masih Ingat Maryati Tohir, Si Munaroh Pacar Mandra? 16 Tahun Berlalu, Penampilannya Kini Berubah

Baca juga: Masih Ingat Christy Jusung? Tetap Akur Dengan Hengky Kurniawan, Sang Anak Disebut Ganteng Mirip Ayah

Namun, meski harus mengambil risiko keluar rumah, sejumlah orang tua murid tak mau menerima kehadirannya.

"Memang ada yang mau terima, tetapi ada juga orang tua yang menolak kalau kami harus ke rumah mereka.

Memang sulit, tapi sebagai guru kami harus tetap tegar," imbuh guru yang rajin gym setiap minggu itu.

Baca juga: Masih Ingat Film Si Doel Anak Sekolahan? Munaroh Pacar Mandra Kini Makin Kinclong & Awet Muda

Baca juga: Kisah Rabbi Yahudi Bantu Umat Muslim Saat Lebaran di Manado

Dari pengalaman ini, dia berharap agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Sebab, anak-anak harus mendapatkan pendidikan yang layak.

"Memang susah kalau belajar daring. Guru-guru dan orang tua murid sama-sama merasakan kesulita. Semoga Covid-19 segera berlalu," pungkasnya.(rul)

Baca juga: Disparbud Bolsel Tetapkan Gunung Kolawak dan Momalia Sebagai Spot Paralayang Pertama di BMR

Baca juga: 3 Berita Populer, Olly Dondokambey Dikaitkan Reshuffle Menteri hingga Ronaldo Buang Jersey

Baca juga: Ratusan Knalpot dengan Banrol Ratusan Ribu Hingga Juta Dimusnahkan Polres Bitung

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved