Breaking News:

Kisah

Kisah Anak Pemulung, Dari Buruh Sampah Kembali ke Sekolah, Marvelino Ingin Jadi Tentara

Inilah kisah anak-anak pemulung, buruh sampah dan nelayan yang belajar di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Sam Ratulangi Manado.

Istimewa.
Anak - anak pemulung, buruh sampah dan nelayan yang belajar di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Samratulangi Manado. Jumat (9/4/2021) 

"Orang tua sudah tak punya ongkos untuk sekolahkan saya," kata dia. 

Masa remajanya pun ia habiskan dalam struggle for life. 

Menjadi buruh sampah bersama sang ayah. 

"Tapi Tuhan maha baik kembali mengembalikan saya ke sekolah," kata dia. 
Seminggu tiga kali ia sekolah. Dia belajar keras.

"Pelajaran di sekolah saya ulangi di rumah, bahkan saat saya memulung pun saya kerap menghafal pelajaran di sekolah," kata dia. 

Dia bertekad terus belajar agar cita citanya menjadi tentara terwujud. Andika, anak lainnya 
mengaku putus sekolah sejak SMP. 

Setelah itu ia jadi sopir angkot.

"Saya menghidupi seluruh keluarga saya," katanya. 

Kala itu Andika tak lagi berpikir tentang masa depan. 

Ia fokus pada hari ini, bagaimana hidup pada hari ini. Kemudian, ia ditemukan para guru PKBM dan diajak sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved