Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ketika Restoran-restoran di Amerika Kehabisan Saus Tomat

Kini terjadi kelangkaan saus tomat dalam bentuk paket-paket kecil yang biasanya digunakan rantai restoran cepat saji.

TRIBUNFILE/IST
Ilustrasi saus tomat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bumbu paling populer di Amerika kini tidak lagi banyak tersedia karena pandemi virus corona.

Warta VOA Indonesia mengutip Suratkabar Wall Street Journal yang melaporkan bahwa penjualan saus tomat dilaporkan naik 300 persen ketika pandemi bermula Maret 2020 lalu.

Namun kini terjadi kelangkaan saus tomat dalam bentuk paket-paket kecil yang biasanya digunakan rantai restoran cepat saji.

Permintaan untuk saus tomat botol yang lebih besar naik 15 persen ketika semakin banyak warga Amerika yang menggunakannya untuk makanan yang dibawa pulang dari restoran dan dikonsumsi di rumah selama setahun terakhir ini.

Suratkabar itu melaporkan permintaan saus tomat melesat.

Salah satu perusahaan, Kraft Heinz, memasok 70 persen saus kecap eceran di Amerika.

Perusahaan itu mulai meningkatkan produksi dan mengurangi lini produknya di awal masa pandemi.

“Kecintaan konsumen yang tidak tertandingi atas merk Heinz buatan kami yang ikonik, serta kemitraan kami sejak lama dengan industri restoran, adalah dua tanggungjawab yang kami kelola dengan sangat serius,” tulis Steve Cornell, salah seorang Presiden Kraft Heinz dalam email ke stasiun televisi NBC News.

“Itulah sebabnya kami melakukan investasi manufaktur strategis pada awal pandemi untuk mengimbangi lonjakan dalam permintaan paket saus tomat akibat cepatnya pesanan makanan yang diantar dan tren take-out atau membawa pulang makanan yang dibeli di restoran,” lanjut tulisan tersebut.

Perusahaan yang masih berupaya memenuhi permintaan itu mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa pihaknya menambah 25 persen kapasitasnya untuk menghasilkan 12 miliar paket saus tomat.

Meningkatnya permintaan itu telah menimbulkan lonjakan harga sebesar 13 persen, tambah suratkabar itu, sehingga membuat sebagian restoran mencoba pemasok lain atau memindahkan saus tomat dari botol-botol besar ke wadah yang lebih kecil.

Salah satu rantai makanan cepat saji, Long John Silver, mengatakan pada Wall Street Journal bahwa pihaknya telah meningkatkan alokasi pembelian saus tomat hingga 500 ribu dolar tahun lalu karena permintaan.

Sementara rantai makanan cepat saji lainnya, Texas Roadhouse Steakhouse, mengatakan tahun lalu mereka menggunakan 55 miliar ons saus tomat. Eksekutif perusahaan itu mengatakan pihaknya sedang mencari pemasok lain.

Sejak pandemi merebak setahun lalu, sejumlah produk di Amerika mengalami kelangkaan; antara lain tissue kamar mandi, daging, produk-produk untuk membuat kue dan bahkan kulkas. (*)

Baca juga: Ibu Ini Kaya Mendadak Usai Pasang Lotre, Anaknya Mimpi Almarhum Sahabat Berikan Uang

Baca juga: Sejam Ahok Ngobrol Khusus Dengan Gibran, Ternyata Bahas Hal Ini

Baca juga: 25 Tahun Karier Balap, Valentino Rossi Diujung Penantian untuk Putuskan Pensiun dari MotoGP

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved