Berita Tomohon
Masa Jabatan Caroll Senduk-Wenny Lumentut Hanya Singkat, Pengamat: Penempatan Pejabat Harus Jeli
Kepemimpinan Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut hanya akan berlangsung tiga tahun lebih
Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepemimpinan Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut hanya akan berlangsung tiga tahun lebih.
Sebab, di tahun 2024, Kota Tomohon, bakal kembali menyelenggarakan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon.
Lantas di waktu yang tergolong singkat ini, terdapat sejumlah poin yang harus disiapkan Pasangan yang baru saja dilantik 26 Februari lalu.
Hal ini sebagaimana disampaikan Pengamat Politik dan Pemerintahan Josef Kairupan.
Baca juga: Ditargetkan Rampung Mei, Vaksinasi Covid-19 Guru di Sulut Masih Kabur
Baca juga: Hasan Suga dan Muzakir Boven, Kritisi Pengelolaan Sampah di Kota Bitung
Baca juga: Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka di Tomohon Tinggal Menunggu Persetujuan
Menurutnya poin pertama yang harus dibangun Caroll Wenny yakni membangun loyalitas birokrasi.
Karena birokrasi ini nantinya akan menjadi ujang tombak dalam menjalankan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
"Birokrasi akan menjadi ujang tombak mengeksekusi visi-misi dan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Sehingga dibutuhkan proses seleksi untuk membuat birokrasi itu loyal secara objektif," terang Akademisi Unsrat ini.

Baca juga: Peringatan Dini Selasa 6 April 2021, BMKG: Ini 25 Wilayah di Indonesia yang Potensi Cuaca Ekstrem
Baca juga: Masih Ingat Linda Halim? Dituding Pelakor Suami Sahabat, Kini Ungkap Surat dari Mendiang Anak Tiri
Baca juga: BREAKING NEWS: Selebrasi Paskah Pemuda Sinode GMIM Dimulai, Ikuti Via Streaming
Artinya loyal dan taat dengan aturan, tapi tidak melupakan marwah birokasi itu, dalam hal pelayanan publik.
"Kalau birokrasi tak prima akan berdampak pada pelayanan publik yang nantinya akan menjadi penilaian terhadap pimpinan dalam hal ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota," terang Josef Kairupan.
Selain itu, dia menilai perlu juga dilakukan seleksi kepada ASN yang frontal dalam Pilkada lalu.
Namun pelaksanaannya harus dilakukan secara bijaksana.
Baca juga: Daftar Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bulan Suci Ramadan, Cocok untuk Medsos
Baca juga: Presentasi Dan Wawancara Lomba IGA Kotamobagu 2021 Dimulai
Baca juga: Wanita Cantik Mareyne Magdalena Rimporok Lega Usai Jalani Vaksinasi Covid-19
"Artinya diseleksi secara objektif loyalitas nya seperti apa. Harus Jeli dan peka,
karena pejabat yang loyalis buta atau artinya tidak mau move on bisa menjadi duri dalam daging di Pemerintahan," tukas Kairupan.
Adapun poin lain yang harus dilakukan Caroll Wenny yakni komunikasi Politik dan Konstituen harus dibangun terus.