Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Truk Pertamina Masuk Jurang

Truk Yang Masuk Jurang di Bolmong, Bawa 16.000 BBM Jenis Solar dan Pertalite 

Truk Pertamina yang masuk jurang di Desa Matayangan, Kabupaten Bоlmоng, Sulawesi Utara (Sulut)

Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Nielton Durado
Truk Yang Masuk Jurang di Bolmong 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Truk Pertamina yang masuk jurang di Desa Matayangan, Kabupaten Bоlmоng, Sulawesi Utara (Sulut).

Ternyata membawa BBM jenis Solar dan Pertalite.

Informasi yang diperoleh Tribun Manado, truk Pertamina tersebut membawa 16.000 liter BBM jenis Pertalite dan Solar.

Baca juga: Terkait Pandemi Covid-19 dan Situasi Kamtibmas, Ini Tanggapan Ketua Sinode GMIM Pdt Hein Arina

Baca juga: Uskup Manado Serukan Perkuat Solidaritas Umat Manusia

Baca juga: Jumat Agung dan Perjamuan Kudus GMIM Imanuel Bahu, Pdt Kuhon: Jangan Berbuat Dosa Lagi

"Kurang lebih ada 16.000 liter bensin dan solar didalam truk tersebut," ujar seorang polisi. 

Meski begitu, ia memastikan jika tak ada bensin yang tumpah dari kendaraan tersebut.

"Tak ada yang tumpah, semuanya sudah dipindahkan," ucapnya. 

Warga Bawa Jerigen 

Warga Matayangan langsung berbondong-bondong menuju tempat lokasi kejadian (TKP), dimana ada satu truk Pertamina masuk jurang.

Menurut Herson salah satu warga Bolsel, dirinya sempat diajak oleh salah satu warga Matayangan, untuk mengambil bensin. 

"Saya sempat diajak, tapi karena tidak membawa Jerigen, saya langsung pulang ke rumah," aku dia. 

Ia mengaku jika beberapa warga juga sudah mulai datang ke TKP dengan jerigen. 

Baca juga: Sosok AKBP Usman, 27 Tahun Tinggalkan Rumah Karena Tolak Dinikahkan, Bongkar Pekerjaan Lewat Foto

Baca juga: Update Covid-19 di Sulut, Bertambah Lima Kasus, Total Capai 15.352 Kasus

Baca juga: Ternyata Begini Jurus Ampuh Arya Saloka Taklukan Hati Putri Anne Sang Istri Saat Marah

"Sudah ada warga yang datang, mereka bawa jerigen 5 liter hingga 10 liter," ucapnya. 

Terpisah, Kapolsek Dumoga Barat AKP Nico Tulandi mengatakan jika pihaknya sudah menjaga ketat bahan bakar minya di mobil tersebut. 

"Tak ada yang ambil minyak di mobil tersebut. Sudah kami jaga," tegas dia. 

Ia menambahkan jika pagi tadi, minyak tersebut sudah dipindahkan ke mobil Pertamina lainnya. 

Untuk kemudian didistribusikan ke Kabupaten Bolsel dan sekitarnya. 

"Jadi semua bensin yang ada di mobil tersebut aman," pungkasnya. 

Tahu Ada Mobil Pertamina Kecelakaan, Warga Bawa Jeriken ke TKP
Tahu Ada Mobil Pertamina Kecelakaan, Warga Bawa Jeriken ke TKP (Istimewa)

Rem Blong 

Polisi akhirnya membeberkan penyebab kecelakaan mobil truk Pertamina, di Jalan Trans Sulawesi, Desa Matayangan, Kabupaten Bоlmоng, Sulawesi Utara (Sulut).

Menurut Kapolsek Dumoga Barat AKP Nico Tulandi, jatuhnya truk pengantar BBM ini karena rem yang blong atau tak berfungsi. 

"Dugaan sementara kami, kejadiannya karena rem yang tak berfungsi," aku dia. 

Perwira tiga balok ini pun sudah melakukan pemeriksaan kepada sang supir. 

Dan menurut sang supir, jika mobil remnya sudah tak berfungsi saat hendak berbelok di tikungan. 

"Tapi kami masih akan melakukan penyelidikan lain," ucapnya. 

Namun AKP Nico memastikan jika sang supir tidak sedang dalam neganguk. 

Pasalnya sang supir sempag istirahat terlebih dahulu sebelum masuk ke Kabupaten Bоlmоng. 

"Kalau mengantuk, kami pikir bukan karena itu penyebabnya," tegasnya. 

Sebelumnya diketahui, Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Trans Sulawesi, Kamis (1/4/2021) malam. 

Tepatnya di Desa Matayangan, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bоlmоng, Sulawesi Utara.

Satu truk Pertamina dengan nomor polisi B 9653 SFU, yang membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) masuk jurang di jalan tersebut. 

Baca juga: Kikav XIII Merdeka Gelar Pekan Olahraga dengan Body Contest

Dari informasi yang diperoleh Tribun Manado, truk tersebut dikendarai oleh seorang supir bernama Irham, yang berasal dari Kota Bitung. 

Saat berada di jalan tersebut, truk pengantar BBM ini oleng dan masuk jurang. 

"Kami dengar ada suara seperti pohon roboh. Tapi setelah dicek ternyata ada truk yang masuk jurang," ujar salah seorang warga Desa Matayangan

Ia mengatakan langsung menelpon pihak berwajib pasca tahu ada truk yang masuk jurang. 

"Kami langsung telepon Polsek, dan beritahu kalau ada kecelakaan," kata dia. 

Jefri salah satu warga Kabupaten Bolsel mengungkapkan hal yang sama. 

Baca juga: TERNYATA Ini Penyebab Sinetron Ikatan Cinta Jadi Sukses, Amanda Manopo Ungkap Satu Kisah di Baliknya

Baca juga: Di Tengah Maraknya Aksi Teror, Gubernur Olly Dondokambey Bersyukur Kapolri Bisa Perhatikan Sulut

Ketika lewat di jalan tersebut, ia kaget melihat ada kendaraan yang terperosok di jurang. 

"Saya kaget, karena banyak kaca yang bersebrangan di jalan juga," aku dia. 

Namun ia mengaku tak melihat sang supir. 

"Mungkin sudah cari pertolongan. Karena saya tak melihat supir disana," tuturnya. 

Sementara itu, Kapolsek Dumoga Barat AKP Nico Tulandi membenarkan kejadian tersebut. 

"Benar sekali, dan hari ini mobilnya sudah dievakuasi," pungkasnya. (Nie) 

Baca juga: Polwan Selingkuh Dengan Polisi, Suami Grebek di Hotel, Kasur Acak dan Handuk Basah, Habis Ngapain?

Baca juga: Kisah Pilu 2 Mantan Teroris Dicuci Otak, Nyaris Tewas Melawan Aparat: Allah Tak Takdirkan Saya Mati

Baca juga: Tim Resmob dan Jalak Tangkap 11 Pemuda Terlibat Kasus Sajam Panah Wayer

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved