Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kapolri ke Manado

Kapolri Jenderal Pol Listyo Datang ke Manado, Dikawal Ketat 4 Petugas Bersenjata Senapan Otomatis

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetap bertolak ke Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara pasca-teroris menyerang Markas Besar Polri

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetap bertolak ke Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara pasca-teroris menyerang Markas Besar Polri. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetap bertolak ke Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara pasca-teroris menyerang Markas Besar Polri.

Kapolri tiba di Manado, Kamis (1/4/2021) sempat ikut Misa Kamis Putih di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria.

Kemudian lanjut meninjau pengamanan Paskah.

Pada Jumat (2/4/2021), Kapolri hadir sebagai pembicara di Tanwir Pemuda Muhammadiyah, digelar di Grand Kawanua Convention Center Manado.

Baca juga: Peduli Lingkungan, Jasa Raharja Sulut Tanam 500 Bibit Mangrove di Pesisir Malalayang Manado

Baca juga: Hendrik Kawilarang Luntungan Kerja Sama 4,8 T dengan Krakatau Steel, Bangkitkan Industri Baja

Baca juga: Jago Buat Orang Lain Terbuai, Berikut Zodiak yang Paling Suka Permainkan Orang, Zodiakmu Termasuk?

Kapolri mendapat pengawalan ketat dari aparat.

Setidaknya 4 petugas bersenjata senapan otomatis mengawal Kapolri.

4 petugas itu siaga bahkan ketika Kapolri memasuki ruangan kegiatan Pemuda Muhammadiyah.

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 09.28, Sebanyak 36 Orang Tewas, Gerbong Keluar Hingga Tabrak Terowongan

Baca juga: BREAKING NEWS: Truk Pertamina Masuk Jurang saat Antar BBM ke Perbatasan Sulut 

Baca juga: Ternyata Ini 7 Sumber Uang Melimpah Atta Halilintar Calon Suami Aurel Hermansyah

Aparat bersenapan itu sesekali menghalau massa, bahkan membuka jalan ketika Kapolri hendak lewat.

Mata mereka terus memantau keadaan sekitar dengan tangan siaga memegang senjata.

Sebelumnya, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo hadir sebagai pembicara di acara Tanwir Pemuda Muhammadiyah di Kota Manado, Provinsi Sulut, Jumat (2/4/2021) siang.

Baca juga: Sosok Felicia Hutapea, Putri Hotman Paris yang Tegur Luna Maya, Rintis Karier Advokat di Luar Negeri

Baca juga: Kabupaten Bolsel Andalkan Produksi Cabai dan Jeruk Nipis Hadapi Inflasi

Baca juga: Masih Ingat Artis Reza Artamevia? 8 Bulan Ditahan Karena Narkoba, Kini Diabaikan, Begini Kabarnya

Kapolri hadir bersama Pangkogabwilhan II, Marsekal Madya Imran  Baidirus mewakili Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Di hadapan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhamadiyah, Sunanto dan Pimpim Wilayah Pemuda Muhamadiyah se - Indonesia,

Kapolri mengaku sebenarnya berat meninggal Jakarta, pasca Mabes Polri diserang aksi terorisme, seorang perempuan berinisial AZ.

Namun, Kapolri punya alasan tersendiri hingga harus ke Manado.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Prabowo di Manado
Kapolri Jenderal Pol Listyo Prabowo di Manado (Tribun manado / Ryo Noor)

"Mengisi kegiatan hari ini, diberi tugas Cak Nanto (Sunanto) bicara pertahanan nasional. Terus terang sebenarnya situasi saat ini saya agak sulit meninggalkan Jakarta.

Karena undangan Cak Nanto saya anggap penting hadir langsung," ujar Kapolri.

Alasan Kapolri itu mendapat aplaus meriah dari para Pemuda Muhamadiyah

Bahkan saat landing di Bandara Sam Ratulangi Kota Manado, Kapolri ditelepon Ajudan Presiden

Baca juga: Andi Mallarangeng Tertawakan Rencana Gugatan Moeldoko di PTUN: KLB Abal-abal, Gugat Kolega Sendiri

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hujan Lebat & Angin Kencang, Info BMKG Sabtu 3 April 2021

Baca juga: Billy Syahputra Dibilang Pelit, Pria Tak Dikenal Juga Sindir Memes Prameswari Saat Syuting

"Saya landing ajudan presiden telepon, tanya dimana saya katakan tidak di Jakarta, di Manado mau ketemu Cak Nanto," ungkap Kapolri.

Kapolri pun hadir untuk menjadi pembicara soal

peran Pemuda Muhamadiyah Membangun Ketahanan Nasional.

''Saya senang hadir di sini (Sulut)," ujarnya.

Baca juga: Sosok Daryanti Penyanyi Dangdut yang Tewas Dilindas Truk, Mandiri dan Pekerja Keras Bantu Keluarga

Baca juga: SINOPSIS Ikatan Cinta Jumat 2 April 2021: Belum Cukup Bukti, Angga Yakinkan Bahwa Elsa Pembunuh Roy

Baca juga: Rasakan Kemewahannya, Address Beach Resort di Dubai Miliki Infinity Pool Tertinggi di Dunia

Ia mengpresiasi langkah Pemuda Muhamadiyah menghelat Tanwir Pemuda Muhamadiyah di Kota Manado, Sulut.

"Kenapa di Sulut. Beliau (Cak Nanto) ingin tunjukkan Sulut Pemuda Muhamadiyah menghargai pluralisme.

Wilayah Manado ini 70 persen non muslim, saya salut apresiasi," kata dia. 

Adapun, Kapolri datang di Manado, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: 5 Artis Indonesia Pose Hot Pamer Belahan di Sosial Media, Anya Geraldin hingga Aurel Hermansyah

Baca juga: Jumat Agung dan Paskah, Momen Refleksi Agar Dunia Dipulihkan dari Penyakit dan Kejahatan

Baca juga: SINOPSIS Ikatan Cinta Jumat 2 April 2021: Belum Cukup Bukti, Angga Yakinkan Bahwa Elsa Pembunuh Roy

Kapolri sempat menghadiri Misa Kamis Putih

di Gereja Katedral Hati Tersuci Maria.

Dilanjutkan meninjau pengamanan Jumat Agung dan Paskah. (ryo)

Baca juga: DPR Desak Polisi Tangkap Pria yang Acungkan Pistol setelah Tabrak 2 Perempuan di Duren Sawit

Baca juga: Keputusan Amanda Manopo Gunting Pendek Rambutnya, Berharap Dapat Peran Antagonis Eh Malah

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 3 April 2021, Leo Terbang Bebas Mirip Burung, Sagitarius Pontang-panting

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

 
 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved