Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Tadi Pukul 09.28, Sebanyak 36 Orang Tewas, Gerbong Keluar Hingga Tabrak Terowongan
Puluhan orang penumpang diyakini tewas dalam kecelakaan kereta tergelincir di Taiwan timur pada hari pertama liburan Ziarah Kubur, Jumat, 2 April 2021
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Taiwan timur pada hari Jumat tadi pagi waktu setempat.
Kecelakaan itu melibatkan kereta yang mengalami kecelakaan tergelincir.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan sebanyak 36 penumpang tewas.
Baca juga: Rachel Vennya Murka Kerap Dituding Selingkuhi Niko Al Hakim: Bukan Aku yang Mengkhianati Pernikahan!
Baca juga: Harta Kekayaan Bupati Bandung Barat yang Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka Korupsi Bansos Covid-19
Baca juga: BREAKING NEWS: Truk Pertamina Masuk Jurang saat Antar BBM ke Perbatasan Sulut
Foto: KERETA Tergelincir di Terowongan, Puluhan Orang Tewas, Puluhan Korban Lain Terjebak di Gerbong. Penumpang naik ke atap gerbang agar bisa keluar dari gerbong dalam terowongan, Jumat 2 April 2021 (cna via tribun medan)
Puluhan orang penumpang diyakini tewas dalam kecelakaan kereta tergelincir di Taiwan timur pada hari pertama liburan Ziarah Kubur, Jumat 2 April 2021.
Sedikitnya 36 orang penumpang kereta Taroko Express 408 dinyatakan tewas.
Sedangkan 70 korban lain masih terjebak dalam gerbong kereta api, dan lebih dari 60 orang terluka yang sudah dievakuasi ke rumah sakit.
Kementerian Transportasi Taiwan mengatakan kereta Taroko Express 408 membawa sekitar 350 orang penumpang sebelum tergelincir pada Jumat pukul 9:28 waktu setempat.
Tim penyelamat sebelumnya mengatakan, "banyak orang tidak memiliki tanda-tanda kehidupan".
Kereta Taroko Express 408 berangkat dari Shulin, New Taipei, menuju ke Taitung, pada hari pertama libur Ziarah Kubur, liburan paling dinanti untuk pulang kampung.
Dilaporkan beberapa gerbong keluar rel di sebuah terowongan di utara Hualien, hingga menabrak tembok terowongan.
Beberapa gerbong di dalam terowongan sulit dijangkau dan diyakini masih ada orang yang terjebak.
Departemen Pemadam Kebakaran mengatakan antara 80 dan 100 orang telah dievakuasi dari gerbong depan,
sementara gerbong lima hingga delapan "cacat" dan sulit diakses.