Breaking News:

Kuliner

Mengintip Desa Biapong Maumbi, Sehari Bisa Jual Ribuan Biapong, Diminati hingga Jerman

Desa Maumbi berada di perbatasan dengan kota Manado. Berjarak sekira 12 kilometer dari zero point Kota Manado.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Kios 17, salah satu kios biapong yang beken di Maumbi, Kota Manado, Sulawesi Utara. Kios ini punya banyak pelanggan. Dari Manado, Bolmong, Nusa Utara, Jakarta hingga Jerman dan Belanda. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Desa Maumbi di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, kerap dijuluki desa Biapong. 

Wajar saja. Karena kios penjual Biapong bertebaran di seluruh pelosok desa itu. 

Ada yang menyajikannya sebagai hidangan khas rumah kopi dengan menyiapkan kursi dan meja bagi pengunjung bersantap serta wifi.

Ada pula yang menjajakannya di pinggir jalan dalam belanga kukus yang bersusun susun. 

Desa Maumbi berada di perbatasan dengan kota Manado

Berjarak sekira 12 kilometer dari zero point Kota Manado

Hanya terpisah satu kilometer dari jalan tol Manado - Bitung. 

Salah satu kios biapong yang beken adalah Kios 17.

Kios ini punya banyak pelanggan. Dari Manado, Bolmong, Nusa Utara, Jakarta hingga Jerman dan Belanda.

Sebelum Covid 19, dalam sehari Kios tersebut dapat menjual ribuan biapong. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved