Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Vaksinasi Covid

Hari Pertama Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua Pelayan Publik di Bolmong Masih Pakai Sinovac

Pelaksanaan vaksinasi pelayan publik tersebut meliputi para ASN, anggota DPRD hingga pekerja media

Tayang:
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Siti Nurjanah
Botol vaksin covid-19 jenis Sinovac 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Hari pertama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut),

melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong melakukan vaksinasi Covid-19 tahap dua untuk pelayan publik.

Pelaksanaan vaksinasi pelayan publik tersebut meliputi para ASN, anggota DPRD hingga pekerja media.

Vaksin Covid-19 yang digunakan di Bolmong masih vaksin jenis Sinovac.

Baca juga: Banyak Guru Belum Sarjana, 90 Persen PAUD di Bolsel Terancam Ditutup 

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Malam Pukul 23.30 WIB, Seorang Tewas Tertimpa, Korban Lagi Awasi Evakuasi Truk

Baca juga: Miley Cyrus Pakai Sepatu Setan yang Menampilkan Lambang Pentagram dan Berisi Setetes Darah Manusia

“Untuk vaksin yang dipakai di Bolmong itu vaksin Sinovac.

Sehingga untuk proses penyuntikan kedua tetap kita laksanakan, dan kita masih menggunakan vaksin Sinovac,” ucap, Kepala Dinkes Bolmong dr Erman Paputungan, Selasa (30/3/2021).

Lanjutnya, terkait dengan vaksin AstraZeneca, pihaknya masih menunggu petunjuk dan arahan dari pemerintah pusat.

Baca juga: Wenny Lumentut Ingatkan ASN Terkait Laporan SPT Pajak

Baca juga: Istri Panik Suami Pulang saat Dirinya Bermesraan dengan Pria Lain Diatas Meja Dapur, Ini Videonya

Baca juga: BACAAN ALKITAB Memberi dengan Sukacita Membawa Berkat: Menabur Sedikit akan Menuai Sedikit

"Jika memang terbukti aman, dan telah didistribusi oleh pemerintah pusat, maka pihaknya tetap akan menjalankan program vaksinasi," ucapnya.

Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan vaksinasi di bulan Ramadhan, Erman  menyebut pihaknya masih membutuhkan pemberitahuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Meski demikian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyeluarkan fatwa diperbolehkan vaksinasi namun dilaksanakan pada malam hari.

Baca juga: 119 Personil Kepolisian Disiapkan Kawal Seluruh Gereja di Tomohon Saat Ibadah Jumat Agung dan Paskah

Baca juga: Ibunda Mikhavita Wijaya Geram, Anaknya Difitnah Selingkuh dengan Hotma Sitompul, Desak Bams Bicara

Baca juga: Jangan Patah Semangat, Berikut 5 Langkah Menemukan Pasangan Hidup yang Tepat atau Cinta Sejatimu

“Kita menunggu juga petunjuk dari Kemenkes seperti apa.

Soalnya banyak hal yang perlu dipertimbangkan seperti tenaga medis di lapangan ketika dilaksanakan vaksinasi pada malam hari,” ucapnya.

Lanjutnya, sejauh ini tidak ada keluhan usai vaksinasi Covid-19 baik para nakes maupun pelayan publik tahap satu.

"Nah kalau tahap dua untuk pelayan publik, kami masih meninggu kalau saja ada keluhan, tapi sejauh ini tidal ada keluhan," ucapnya.

Baca juga: BNPT Bentuk Satgas Reaksi Cepat Lihat Kebutuhan Korban dan Warga Sekitar Katedral Makassar

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Sitaro, Akses Jalan ke Siau Timur dan Siau Timur Selatan 

Baca juga: Masih Ingat Barbie Kumalasari? Ceraikan Galih, Ngaku Saldo ATM Miliaran, Kini Nongkrong di Warteg

Sebagai informasi, pelayan publik tahap satu sekitar 700 orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19, sedangkan untuk tahap dua masih menunggu rekapan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved