Torang Kanal
Sudah Divaksinasi Astrazeneca, Begini Tanggapan Cewek Manado Pricilia Kiroh
"Pemerintah cukup cepat dalam menyalurkan vaksin Covid-19 ke daerah-daerah terutama di daerah dengan angka kejadian Covid-19 yang masih tinggi."
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rizali Posumah
Dia diberitahu jika itu gejala biasa. Dirinya disuruh minum obat penurun panas jika demam tak kunjung turun.
Setiap beberapa jam, obat ia konsumsi.
"Sekarang sudah agak baikan," kata karyawan swasta ini.
Namun tak semua merasakan seperti Dini.
Stella salah satu warga Desa Kawangkoan Baru, Kecamatan Kalawat, Minut, mengaku seluruh keluarganya ikut vaksin AstraSeneca dan baik baik saja.
"Ayah dan ibu saya serta suami ikut vaksin di Tuminting," kata dia kepada Tribun Manado Minggu (28/3/2021) di rumahnya.
Menurut dia, vaksinasi berlangsung beberapa hari lalu. Mereka sehat walafiat.
"Ayah saya malah sekarang lagi nyangkul," ujar dia.
Stevy Kuron, warga lainnya mengaku tidak merasakan apa - apa di tubuhnya setelah disuntik vaksin tersebut.
Tapi kabar penghentian sementara vaksinasi Covid 19 lewat vaksin AstraZeneca membuat ia khawatir.
"Saya hubungi nomor di kartu vaksin dan mereka katakan agar saya tenang karena tak alami gejala apapun. Tapi saya tetap khawatir," kata dia. (art)
• Moeldoko Sebut Terbiasa Ambil Risiko, Keputusannya Tak Diketahui Keluarga: Demi Kepentingan Bangsa
• Kecelakaan Maut Tadi Pagi, Remaja 16 Tahun Tewas Tertabrak Truk, Motor Korban Terlalu ke Kanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pricilia-kiroh.jpg)