Perlindungan Anak

Pengacara Handal Sulut Puas Putusan Pengadilan, Saat Dampingi Perkara Asusila Anak Dibawah Umur

Menurut Sofyan Vonis Majelis Hakim melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut 13 (tiga belas) tahun (ultra petita).

Editor: Fistel Mukuan
Foto Advokat Sofyan Jimmy Yosadi, SH bersama Kalolres Minut AKBP Grace K. D. Rahakbau, SIK., MSi. Kanit PPA dan para penyidik Unit PPA Polres Minut, serta Jaksa Penutut Umum (JPU) Natalia Katumpali, SH. 

Pasal 82
(1) Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat

5 tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

(2) Dalam hal tindak pidana sebagaimana Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Orang Tua, Wali, pengasuh Anak, pendidik, atau tenaga kependidikan, maka pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Sofyan juga sampaikan, sebelumnya korban sudah meminta perlindungan ke UPTD PPA (Perlindungan Perempuan & Anak) Dinas Pemberdayaan Perempuan & perlindungan anak Provinsi Sulawesi Utara.

Selanjutnya UPTD PPA melakukan assasment dan pendampingan hingga pelaporan ke Polres Minut karena tempat kejadian di daerah Maumbi Minahasa Utara.

"Kini, korban sudah berada di rumah aman, dan melalui koordinasi bersama, korban akan disekolahkan dan dilindungi oleh negara dalam hal ini Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan & perlindungan anak.

Sofyan bersama Jaksa Penutut Umum (JPU) Natalia Katumpali, SH.
Advokat Sofyan Jimmy Yosadi, SH bersama Jaksa Penutut Umum (JPU) Natalia Katumpali, SH. ()

Sebagai Advokat yang menjadi mitra UPTD PPA Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan & perlindungan anak Provinsi Sulawesi Utara, yang mendampingi korban dan terus berkoordinasi dengan penyidik, Jaksa Penuntut Umum hingga sidang putusan ini sangat bersyukur atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara," tambahnya.

Menurut informasi pengacara ini hanya memberikan bantuan hukum Probono tanpa dibayar demi kemanusiaan yang merupakan 'passion' Sofyan Jimmy Yosadi, SH, yang merupakan organisasi Advokat di Indonesia yang melakukan kerja-kerja kemanusiaan, memberikan bantuan hukum Probono bagi korban anak, perempuan dan disabilitas.

"Saya bersyukur diberikan kepercayaan oleh Ibu Ir. Mieke Pangkong, MSi. Kadis DP3A (Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak) Pemerintah Sulawesi Utara.

Terima kasih atas kerjasama dan koordinasi terus menerus dengan Kepala UPTD PPA Pak Marsel S. Silom, SE. serta Kepala Seksi Tindak Lanjut Meiga Sondakh, SSTP, MSi., dan Kasie pengaduan Eikhe Kemur, Amd. Keb.

Terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara terlebih khusus kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Natalia Katumpali, SH," ungkapnya.

Sesudah mengikuti persidangan, Sofyan kembali menemui Kapolres Minahasa Utara AKBP Grace K. D. Rahakbau, SIK., MSi. di kantor Polres Minut.

"Kami berdiskusi dan saya memberikan informasi putusan pengadilan Negeri Minahasa Utara yang luar biasa.

Sekaligus berterima kasih atas kerjasamanya, baik penyidik unit PPA Polres Minahasa Utara dan terutama bantuan dari Ibu Kapolres hingga proses cepat dari pihak penyidik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved