Breaking News:

Petugas C3 Harus Lihat Layar Monitor 24 Jam untuk Pantau Pelanggaran

Para petugas di ruang C3 harus bekerja dari pagi hingga sore kemudian malamnya kerja dari rumah

Arthur Rompis/Tribunmanado
Petugas bekerja di Ruang C3 Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sudah diberlakukan di Manado. Launching dilaksanakan pada Selasa (23/3/2021).

Manado adalah satu dari 15 kota yang jadi lokasi launching. Terdapat 11 titik di seantero kota Manado yang dipasangi kamera pemantau.

Personel Cerdas Command Centre (C3) Pemkot Manado bagian operator berupaya keras mensukseskan program tersebut. Personelnya kerja 1 kali 24 jam.

"Mereka bekerja pagi hingga sore kemudian malamnya kerja dari rumah," kata Kepala pusat teknologi informasi dan komunikasi C3 Franky Mokodompis di Pemkot Manado Rabu (24/3/2021) siang.

Frangky mengatakan para stafnya bekerja di rumah lewat aplikasi. Dalam aplikasi tersebut ada fasilitas remote.
Sebut dia, pengawasan perlu terus dilakukan untuk memastikan operasionalnya tidak terganggu.
Seringkali para petugas musti turun ke lokasi untuk melakukan pembenahan kamera CCTV.

Sebut Frangky, instruksi Walikota Manado sudah jelas yakni Pemkot Manado musti mendukung program Polda tersebut. "Ini program untuk kemaslahatan warga Manado. Makanya patut didukung," ujar dia.

Dia mengimbau warga untuk semakin patuh pada aturan agar tidak terjerat E tilang. Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw menghadiri secara virtual peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Aula Catur Prasetya Mapolda Sulut di Jalan Bethesda Sario Manado, Selasa (23/03/2021).

ETLE diluncurkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigid di Korlantas Polri Jakarta. Wagub hadir bersama Forkopimda Sulut didampingi langsung Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana. Wagub mengatakan, Pemprov Sulut mengapresiasi pemberlakuan ETLE Nasional di Sulut khususnya di Kota Manado.

“Pemerintah Provinsi sangat berterima kasih dan salut kepada jajaran Polda Sulut yang sudah melaksanakan program ini,” ujarnya.

Lanjutnya, dengan adanya program ini, yang paling merasakan dampaknya, Pemprov Sulut khususnya melalui Dinas Pendapatan Sulut (Dispenda) melalui setoran atau pembayaran tilang elektronik dikelola. Menurut Steven, program secara langsung bisa mengidentifikasi mana wajib pajak yang belum melaksanakan kewajibannya.

"Ini sangat membantu. Oleh karena itu arahan Gubernur, Pemprov Sulut wajib hukumnya membantu Polda Sulut untuk menerapkan ETLE dan diimplementasikan di 15 kabupaten/kota sehingga pelaksanaan lebih optimal,” ujarnya.

Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan ETLE ini merupakan salah satu penjabaran Program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) yang digulirkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Hari ini kita mengikuti secara langsung melalui virtual, launching ETLE secara nasional yang dipimpin langsung oleh Bapak Kapolri. Kita turut bersyukur bahwa Polda Sulawesi Utara merupakan 1 dari 12 Polda yang akan menerapkan penegakkan hukum bidang lalu lintas melalui ETLE,” ujar Kapolda Sulut. (*)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved