Breaking News:

Samuel Paty

Ingat Kasus Guru Prancis Samuel Paty Dipegal Gara-Gara Kartu Nabi? Siswinya Ternyata Berbohong

Kabar beredar saat itu, Samuel Paty dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad sebagai bagian dari kelas kebebasan berekspresi.

Istmewa
Oknum guru sejarah dan geografi bernama Samuel Paty (47) dibunuh dengan cara dipenggal pada Jumat (16/10/2020) 

Namun berdasarkan keterangan penegak hukum, terungkap bahwa remaja itu ternyata berbohong kepada Chnina.

Dalam investigasi polisi yang diungkap November, remaja itu ternyata tidak masuk kelas saat sesi kelas 6 Oktober.

Dilansir Euronews Selasa (9/3/2021), gadis itu dijerat dengan dakwaan melakukan fitnah yang berujung pada kematian seseorang.

Pengacara si gadis, Mbeko Tabula, kepada AFP Senin (8/3/2021) berujar kliennya terjebak di situasi rumit.

"Dia terpaksa berbohong karena dia berada dalam situasi terjepit, di mana teman-teman sekelasnya memintanya menjadi juru bicara," klaim Tabula.

Karena didesak oleh teman-temannya itulah, Tabula mengatakan kliennya merasa tidak nyaman dan terpaksa memenuhi permintaan itu.

Namun, klaim Tabula mendapat kecaman pedas dari kuasa hukum keluarga Paty, Virginie Le Roy, kepada radio RTL.

"Penjelasan itu jelas tak memuaskanku. Saya merasa marah karena sejak dia sudah berniat bohong. Dampaknya sangat serius di sini," kecamnya.

Saai itu, Ayah gadis itu mengajukan keluhan hukum terhadap gurunya dan memulai kampanye kebencian online atas insiden tersebut.

Samuel Paty, guru Sejarah dan Geografi di Perancis yang dipenggal oleh remaja 18 tahun bernama Abdoullakh Anzorov pada Jumat (16/10/2020).
Samuel Paty, guru Sejarah dan Geografi di Perancis yang dipenggal oleh remaja 18 tahun bernama Abdoullakh Anzorov pada Jumat (16/10/2020). (The Sun)

Jaksa penuntut mengatakan tidak lama setelah pembunuhan itu ada "hubungan sebab-akibat langsung" antara hasutan online terhadap insiden yang menimpa Paty dan pembunuhannya.

Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved