Kampung Tangguh
Dua Desa di Bolmong Jadi Target Pelaksanaan Kampung Tangguh
Polres Bolmong AKBP Nova Irene Surentu mengatakan, hampir di seluruh wilayah Indonesia kampung tangguh telah didirikan.
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: Rizali Posumah
Manado TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada dua desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang akan dijadikan 'Kampung Tanggung' oleh Polres Bolmong.
Polres Bolmong AKBP Nova Irene Surentu mengatakan, hampir di seluruh Wilayah Indonesia Kampung Tangguh telah didirikan.
Hal ini guna mendorong masyarakat untuk mengatasi masalah secara mandiri.
Selain itu, Kampung Tangguh juga untuk memupuk semangat gotong royong guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Pelaksanaan kampung tangguh, di mana nantinya masyarakat bisa bersatupadu untuk mencegah Covid-19," ujarnya.
Ia menjelaskan, di Kabupaten Bolmong terdapat dua desa yang bakal jadi sasaran untuk pelaksanaan kampung tangguh.
"Di Desa Kembang Mertha, Kecamatan Dumoga Timur dan Desa Werdhi Agung, Kecamatan Dumoga Tengah untuk kami jadikan kampung tangguh," ujarnya.
Lanjutnya, pihaknya menargetkan secepatnya untuk pelaksanaan tersebut.
Namun dirinya mengaku, untuk menjadikan kedua desa menjadi kampung tangguh harus ada kerjasama antara beberapa pihak.
"Targetnya ya secepatnya ya, meski begitu untuk menjadikan kampung tangguh bukan hanya dari pihak kami, namun dari masyarakat, pemda dan juga dari pihak kesehatan," jelasnya.
Untuk pelaksanaan kampung tangguh di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) di antaranya Kabupaten Boltim, Kabupaten Bolmut dan Kota Kotamobagu.
Sebagai informasi, Kampung Tangguh ini telah didirikan di berbagai wilayah di Indonesia khususnya dengan catatan kasus Covid-19 yang masih tinggi.
Namun hal itu tentunya dengan konsep sesuai yang dibutuhkan dari kolaborasi antarunsur pimpinan daerah dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di satu provinsi. (ana)
Tentang Kampung Tangguh
Disadur dari antaranews.com, Kampung Tangguh sendiri digagas sebagai upaya pemerintah pusat untuk memutus mata rantai Covid-19.