Anshar: Eksportir Bisa Urus Dokumen Sendiri Tanpa Perantara
Kelas ekspor yang berlangsung di kantor KPP BC Manado, Rabu (3/3/2021) ini diikuti perwakilan tujuh perusahaan
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Charles Komaling
Di antararanya, menghemat waktu pengiriman. Jarak tempuh udara Manado hanya sekitar 3,5 jam. Sebelumnya, ekspor tidak langsung bisa memakan waktu 9-16 jam.
Manfaat lainnya ialah adanya kepastian slot pengiriman kargo dan biaya logistik yang lebih rendah.
"Dengan begitu, kualitas barang dan komoditas yang dikirim terjamin," jelasnya.
Sementara itu, Rumaksono, Atase Perdagangan RI di Singapura mengatakan, Singapura adalah pasar potensial.
"Jumlah penduduk Singapura 5,6 jutaan dan didominasi usia produktif. Penduduk Singapura menghabiskan rata-rata Rp 75 juta per bulan untuk belanja," katanya.
Peluang lainnya, kata Rumaksono, Singapura tidak membebankan bea masuk bagi komoditas impornya.
"Karena Singapura tidak punya sumber daya alam. Nah, faktor ini yang harus bisa dimanfaatkan Indonesia, termasuk Sulawesi Utara," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kelas-ekspor-bagi-pelaku-usaha-perikanan-di-kantor-bea-cukai-manado-rabu-03032021.jpg)