Penanganan Covid
Masih Ingat Pdt Sugeng Susanto, Penyintas Covid-19 Awal di Manado, Ini Kesaksian dan Pesannya
Masih ingat Pendeta Sugeng Budi Susanto ? Dia termasuk pasien awal Covid 19 di Manado
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat Pendeta Sugeng Budi Susanto ? Dia termasuk pasien awal Covid-19 di Manado.
Namanya di daftar Covid 19 adalah pasien nomor enam.
Gembala di jemaat Sidang Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) Petra Manado ini kena Covid bersama istri dan anaknya.
Sembuh susah payah, setelah itu pun ia harus bergumul dengan istri dan anaknya.
Baca juga: Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan DJP Suluttenggomalut Tahun 2020 Peringkat 1 Nasional
Baca juga: Joune Ganda dan Kevin William Lotulung Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak Satu Tahun
Baca juga: Setahun Covid-19 Melanda, Nasib Rifai Sutono Keberangkatannya untuk Kuliah ke China Tertunda
Keduanya sakit Covid dalam jangka waktu lama. Anaknya bahkan sampai 50 hari lebih.
Hampir setahun peristiwa kelam itu berlalu, ia masih mengingat saat - saat pedihnya kala itu.
"Keadaan kala itu sulit sekali," kata dia kepada Tribun Manado Selasa (2/3/2021) sore via WA.
Sebagai penyintas Covid 19, dia tertantang untuk mengumandangkan seruan untuk tetap memberlakukan protokol Covid 19 di "HUT" Covid 19.
Baca juga: Bertarung di Pilsang Torosik, Moh Bakri Mokoagow Canangkan Pembangunan Wisata Mangrove
Baca juga: Melemah, Rupiah Hari Ini Ditutup di Angka Rp 14.325 per Dolar AS, Ini Kurs Rupiah di 5 Bank Besar
"Puji Tuhan, saya dan keluarga yang terkena Covid-19 bulan Maret sampai Mei 2020 lalu sekarang sehat karena pertolongan Tuhan.
Harus tetap terapkan prokes 3 M. Juga tetap jaga iman, jaga imun dan jaga nafas," kata dia.
Ia mengaku tak pernah lalai dalam menerapkan prokes. Keluar selalu bawa masker. "Saku saya selalu ada alkohol," kata dia.
Ia membantah anggapan yang salah tentang hubungan iman dan Covid 19.
Baca juga: Masih Ingat Alice Norin Artis Mualaf? Kini Fokus Besarkan Anak, Suaminya Orang Penting di KADIN
Baca juga: Arkana, Daniya & Panca Belum Teridentifikasi, Surat Kematian Dibuat, Identifikasi DVI Polri Ditutup
"Contohnya kalau kita keluar rumah dan hujan, tentunya tak bisa hanya pakai iman. Tapi harus ada imun yakni payung," kata dia.
Menurut dia, Covid 19 nyata dan bukan hoaks. Ia sudah merasakan sendiri siksaannya.
"Teman saya ada yang suami istri meninggal karena Covid. Jadi ini benar benar nyata," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pendeta-sugeng-budi-susanto.jpg)