Fransiskus Andi Silangen
Ketua DPRD Sulut Fransiskus Silangen, Dokter Ahli Bedah yang Kepalang Basah Masuk Dunia Politik
Siapa sangka, karir Fransiskus Andi Silangen melejit di dunia politik, meski berlatar belakang sebagai dokter ahli bedah
Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Ketika itu tahun 2017, perhelatan Pilkada Sangihe. Ajang ini jadi langkah pertama, dr Andi di dunia politik. Ia 'dipinang' petahana HR Makagansa.
Baca juga: Stimulus Listrik Maret 2021 Sudah Siap, Kini Bisa Diakses Lewat PLN Mobile
Baca juga: Sosok Mantan Suami Pertama Yuni Shara Masih Misteri, Ketampanannya Tak Kalah Raffi Ahmad
Di sinilah peran Olly Dondokambey. "Pak Olly ngomong sama Bupati Sangihe (HR Makagansa), , bagaimana kalau wakilnya Pak Dokter (Andi)," ujar dr Andi menirukan penyampaian Olly.
Rupanya direspons baik oleh HR Makagansa
"Bupati antusias, semangat sekali. Maka masuklah saya dalam pencalonan," kata dia.
Meski masih baru, nama dr Andi bukan juga ujuk-ujuk. Ia putra Nusa Utara yang sukses di perantauan.
Nama keluarganya juga cukup berpengaruh. Edwin Silangen kakaknya merupakan orang penting, menjabat Sekretaris Provinsi Sulut.
Baca juga: Wakili Gubernur Sulut, Christiano Talumepa Pimpin Serah Terima Bupati dan Wabup Boltim
Baca juga: Sederet Usaha Veronica Tan, Terbaru Jualan Abon Sapi
Langkah perdananya berakhir kekalahan. Pasangan HR Makagansa - Fransiskus Andi Silangen harus mengakui keunggulan pasangan Jabes Gaghana-Helmud Hontong.
"Ternyata belum, Tuhan berkehendak lain yang menang masih keluarga juga, ada sesuatu yang lebih besar disiapkan," kata dr Andi.
Pemilu 2019 jadi ajang politik berikutnya dr Andi, momen inilah yang ia istilahkan kepalang basah
"Satu kali basah, masuk penjaringan legislatif," ungkap ayah 3 orang putri ini
Baca juga: Desa Palamba Dukung Program Stop Buang Sampah
Ia masuk PDIP, dan terpilih sebagai calon legislatif DPRD Sulut dapil III Nusa Utara mewakili 3 kabupaten kepulauan, yakni Sangihe, Talaud dan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Rupanya, jalannya terjal harus menghadapi nama-nama besar. Empat di antaranya Mantan Bupati di Nusa Utara.
Sebut saja Mantan Bupati Sangihe Winsulangi Salindeho, dan HR Makagansa.
Adalagi Mantan Bupati Sitaro, Tonny Supit, kemudian Mantan Bupati Talaud, Contantin Ganggali.
"Lawannya cukup berat ketika itu, ada beberapa bekas Bupati mencalonkan diri," sebut dia.