Breaking News:

Krisis di Myanmar

Makin Panas, Militer Myanmar Serang Massa Anti Kudeta Pakai Pisau

Tensi demo Myanmar makin tegang, usai para pendukung militer menyerang massa anti-kudeta dengan pisau.

AP PHOTO
Pengunjuk rasa anti-kudeta mengangkat tangan mereka dengan tangan terkepal selama demonstrasi di dekat Stasiun Kereta Api Mandalay di Mandalay, Myanmar, Senin (22/2/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID,YANGON - Demonstrasi anti kudeta militer di Myanmar masih terus berlangsung.

Bahkan menurut informasi, semakin memanas dan korban jatuh bertambah.

Pun junta militer Myanmar sudah semakin beringas, mereka mulai menyerang massa anti kudeta dengan senjata tajam.

Militer Myanmar rupanya sudah berani melukai warga dengan peluru tajam dan kini pisau.

Tensi demo Myanmar makin tegang, usai para pendukung militer menyerang massa anti-kudeta dengan pisau.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis sore (25/2/2021) waktu setempat,

saat unjuk rasa berubah menjadi bentrokan antara kedua kubu.

Baca juga: Desa Ini Dihuni 3 Ribu Janda, Sebab Meninggalnya Para Suami Sangat Mengerikan

Pendukung militer Myanmar melempar proyektil ke pedemo anti-kudeta di Yangon, Myanmar, pada Kamis (25/2/2021), dalam demo menentang kudeta.
Pendukung militer Myanmar melempar proyektil ke pedemo anti-kudeta di Yangon, Myanmar, pada Kamis (25/2/2021), dalam demo menentang kudeta. ((AFP PHOTO/SAI AUNG MAIN))

BBC mewartakan pengakuan saksi mata di lapangan,

yakni beberapa massa pro-militer yang dipersenjatai dengan pisau,

pentungan, pipa, dan ketapel untuk melempar batu.

Halaman
123
Editor: Alpen Martinus
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved