Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Business Forum

Ketua PHRI Sulut: Sekadar Survive Saja Tak Bisa, Harus Ada Terobosan

Di sektor pariwisata sendiri, pemerintah telah membuka semua tempat wisata dengan catatan memenuhi standar CHSE

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Charles Komaling
ISTIMEWA
Nicho Lieke 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pandemi Covid-19 memukul semua sektor kehidupan manusia. Pariwisata merupakan salah satu yang paling terpukul. Apalagi di Sulawesi Utara.

Pandemi yang masih berlangsung menuntut pelaku usaha pariwisata tak hanya sekadar berupaya bisa bertahan.

"Sekadar survive saja tidak bisa. Harus inovasi. Lakukan terobosan. Lihat peluang, berinovasi, manfaatkan kesempatan," ujar Ketua PHRI Sulut, Nicho Lieke dalam Manado Business Forum Menjual Wisata Sulut Secara Virtual, Jumat (26/02/2021).

Katanya, dengan berinovasi, pelaku pariwisata bisa bertahan sekaligus bisa mendapatkan penghasilan di tengah kondisi ekonomi yang bergerak sangat lambat.

Misalnya, rumah makan, jangan lagi berharap penjualan konvensional. Butuh kolaborasi dengan perusahaan transportasi online.

"Bukan lagi sekadar bagaimana melayani pesanan. Makanan bisa diantar tapi bagaimana makanan minuman bisa sampai ke konsumen dalam kondisi terbaik, baik rasa dan tampilannya," ujarnya.

Begitu pula, wajib membuka layanan hotline. Era saat ini bukan lagi menunggu di tempat tapi keluar dan menjemput peluang.

Lieke bilang, pandemi Covid-19 diprediksi masih berlangsung beberapa tahun ke depan.

"WHO memprediksikan masih berjalan 2-3 tahun lagi. Jadi, kita pelaku pariwisata harus melihat, bagaimana ke depan, berapa lama kita bisa bertahan dengan kondisi saat ini dan apa yang perlu dilakukan," jelasnya.

Meskipun demikian, Lieke yakin pariwisata Sulut akan tetap hidup. Pariwisata tak boleh mati.

Alasannya, sektor ini merupakan lokomotif penggerak gerbong sektor ekonomi lainnya.

"Pariwisata ini trickle down-nya banyak, multiplier effect-nya ke mana-mana. Pariwisata ini tempat hajat hidup orang banyak," katanya.

Di sisi lain, Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pariwisata, Dino Gobel mengungkapkan, kondisi pandemi Covid-19 jangan menjadikan pelaku usaha menyerah.

Justru, kata Dino, saat ini terbuka peluang baru bagi pelaku usaha pariwisata.

"Banyak orang yang kini mencari apa yang namanya hearth tourism. Wisata sehat. Berwisata di alam terbuka, tentunya dengan protokol kesehatan," kata Dino.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved