Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Bukan Adu Senjata, Begini Cara Unik Perang China dan India, Seperti Dalam Film

Mereka menggunakan cara yang cukup unik dan tidak menggunakan senjata.Cara perang mereka hampir sama dengan adegan dalam film perang China.

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
Istimewa/AFP VIDEO CCTV
Potongan video dari kantor berita China CCTV yang dirilis AFP menunjukkan seorang tentara China merentangkan tangan, sementara serombongan balatentara India mendatanginya. China merilis video detik-detik militer dua negara terlibat adu jotos di Lembah Galwan pada Juni 2020. China mengakui empat tentaranya tewas, sementara India 20 personelnya terbunuh. 

TRIBUNMANADO.CO.ID,BEIJING- Jika biasanya perang menggunakan senjata, berbeda dengan cara perang antara China dan India.

Mereka menggunakan cara yang cukup unik dan tidak menggunakan senjata.

Cara perang mereka hampir sama dengan adegan dalam film perang China.

Tapi anehnya, masih ada saja korban jiwa yang jatuh.

Seorang blogger China ditahan setelah dia berkomentar atas tentara yang tewas adu jotos dengan pasukan India,

di perbatasan Himalaya.

Baca juga: Sosok Wanita Berwajah Penuh Bulu, Ternyata Cantik dan Sudah Punya Pacar

Berdasarkan keterangan otoritas "Negeri Panda",

pria berusia 38 tahun itu ditangkap atas tuduhan "memutarbalikkan kebenaran".

Pria itu menjadi satu dari enam orang yang ditahan oleh pihak berwenang,

karena dianggap mengejek korban tewas dalam insiden Juni 2020.

Adu jotos antara militer India dan tentara China itu merupakan gesekan terpanas,

dua negara di perbatasan sengketa dalam 45 tahun terakhir.

Menurut undang-undang China yang disahkan pada 2018,

setiap orang dilarang untuk mengejek pahlawan atau para martir.

Baca juga: Sosok Arsitek Masjid Istiqlal, Kawan Karib Kristen Presiden Soekarno, Ini Kisahnya

Dilaporkan media pemerintah China Daily,

setiap orang baru bisa diproses menurut amendemen hukum yang efektif diterapkan pada Maret.

Dilansir BBC Selasa (23/2/2021), mereka yang ketahuan mengejek prajurit yang tewas bisa dipenjara hingga tiga tahun.

"Jika si blogger terbukti bersalah dalam 10 hari ke depan,

dia akan jadi orang pertama yang dihukum menggunakan UU ini," ulas China Daily.

"Merendahkan pahlawan"
Menurut pernyataan yang dikeluarkan Biro Keamanan Publik Nanjing, si blogger, diidentifikasi bermarga Qiu, ditahan pada 19 Februari.

Media setempat memberitakan, Qiu termasuk influencer besar karena mempunyai 2,5 juta pengikut di akun Weibo.

Disebutkan laki-laki itu mengakui melakukan perbuatan ilegal demi mendapatkan perhatian netizen, memfitnah, dan merendahkan pahlawan.

Qiu dilaporkan ditahan karena "sengaja mencari masalah dan memicu kericuhan",

tuduhan yang biasanya digunakan untuk pengritik.

Baca juga: Kisah Master Tarno, Dari Miskin Sempat Kaya Raya dan Istri Dua, Miris Kondisinya Sekarang

Adapun akun Weibo Qiu juga dihapus, setelah pada pekan lalu diumumkan tidak akan bisa diakses selama satu tahun.

Kabar penangkapan ini terjadi setelah Beijing mengumumkan empat prajuritnya tewas baku hantam melawan pasukan "Negeri Bollywood".

Itu adalah pengakuan pertama "Negeri Panda", dalam perkelahian yang menyebabkan 20 serdadu terbunuh di pihak India.

Akar masalah pertikaian dua negara adalah perbatasan sepanjang 3.440 kilometer di Lembah Galwan, di Region Ladakh.

Perbatasan itu jadi masalah karena kontur sungai, danau, hingga tumpukan salju menyebabkan garis bisa berubah-ubah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Blogger China Ditahan karena Ejek Tentara yang Tewas Adu Jotos dengan Pasukan India"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved