Torang Kanal
Cewek Minahasa Gratia G. Mandey: Pariwisata Perlu Sentuhan
Sebenarnya, daerah Provinsi Sulut dan kabupaten kota memiliki peran penting juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke lokasi pariwisata.
Penulis: Martsindy Rasuh | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Gratia Gabriella Mandey berharap pemerintah fokus lagi ke pengembangan pariwisata di Sulut. Pasalnya, sejak dilanda pandemi covid-19 sektor pariwisata makin lesu.
Belum lagi, proyeksi pengembangan pariwisata seperti jalan di tempat hingga mengakibatkan terpuruknya beberapa lokasi yang jadi favorit sebelumnya.
"Sebenarnya jika pemerintah berupaya memulihkan ekonomi, jangan melupakan atau meremehkan sektor pariwisata."
• Sosok Abdullah, Pemimpin ISIS, Sembunyi Saat Trump Presiden, Disebut Pernah Kerja Sama Amerika
• Siap-siap untuk Para Buruh, Jokowi Teken Formulasi Minimum bagi Pekerja Buruh
• HUT ke-57, Angkasa Pura I Optimis dan Siap Bangkit dari Pandemi Covid-19
"Ingat ekonomi Indonesia banyak ditunjang sektor pariwisata, ekonomi kreatif semisal kerajinan dapat berkembang pesat di lokasi wisata," ungkap wanita kelahiran Tondano, 14 Juni 2000 silam.
Sebenarnya, daerah Provinsi Sulut dan kabupaten kota memiliki peran penting juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke lokasi pariwisata maupun situs budaya.
"Begitu banyak lokasi wisata di Sulut, jika peran pemerintah daerah dimaksimalkan, menurut saya upaya pemulihan ekonomi dapat berjalan dengan mulus," ujar gadis berumur 20 tahun ini.
Gabi begitu ia disapa, sangat berharap sektor pariwisata di daerah dapat kembali dimaksimalkan.
Pelaku UMKM yang fokus pada pengembangan kerajinan untuk dijual bagi para pelancong dapat berkolaborasi dengan pemerintah.
Supaya program yang direncanakan tahun ini betul-betul maksimal.
"Bukan sedikit para pelaku UMKM yang bergerak di bidang seni, kerajinan yang ada di daerah."
"Jika diberdayakan pasti akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kerakyatan," kata gadis yang hobi dance, gaming dan traveling.
Contohnya, di Minahasa banyak lokasi wisata yang dapat terus dikembangkan, pemerintah punya rekan pebisnis untuk bisa bekerjasama berinvestasi untuk mengembangkan lokasi yang dimaksud. Itu berarti tak perlu lama-lama untuk merealisasikannya.
"Minahasa banyak lokasi wisata, coba saja kalau pemerintah betul-betul fokus pada pariwisata, undang investor untuk kembangkan berbagai lokasi disini, tentu dapat terealisasi."
"Sehingga tidak staknan," terang mahasiswi Universitas Negeri Manado, Semester 8, Ilmu Administrasi Negara.
Dirinya menambahkan, sektor pariwisata tidak akan berkembang jika yang kerja hanyalah pemerintah, perlu ada dukungan dari masyarakat, dukungan para investor, para pengrajin, pelaku UMKM dan sebagainya.
"Jika semua lini berkolaborasi, atau diberi kesempatan untuk membantu pemerintah mengembangkannya, pasti bisa tercapai," tandasnya. (Martsindy Rasuh)
• BOCORAN Cerita Sinetron Ikatan Cinta Senin 22 Februari 2021, Elsa Akui Suruh Preman, Nino Marah, Al?
• China Sering Manipulasi Cuaca Secara Luas, Ada Hujan atau Salju Buatan, Negara Tetangga Khawatir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gratia-gabriella-mandey.jpg)