Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

news

Kadiv Propam Polri Irjen Ferdi Sambo : Tidak Ada Tempat Bagi Pengguna Narkoba di Kepolisian

"Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian, siapa saja yang terlibat sudah pasti dipidana dan dipecat, putusan tidak dengan hormat," imbuh

Editor: Fistel Mukuan
Tribun Jabar/Istimewa
Kapolsek Astana Anyar Kota Bandung Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi terjerat kasus narkoba. 

"Bagi seluruh anggota Polri, hentikan menggunakan narkoba. Bila ditemukan saya pastikan diproses pidana dan dipecat," jelas Sambo.

Bukan Polwan Pertama

Kasus yang dialami Kompol Yuni rupanya bukannya yang pertama dialami oleh oknum polwan.

TribunJakarta.com merangkum beberapa polwan yang tersandung kasus narkoba.

1. Polwan Pecandu Sabu

Anggota Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Sergai, Briptu Desi Natalia Boru Simatupang diamankan petugas gabungan Kodam I/Bukit Barisan usai diduga pesta sabu dengan teman lelakinya bernama Ade Anfari di satu rumah kosong yang berada di areal Komplek TNI Abdul Hamid Sunggal pada Senin (3/7/2017).

Saat digerebek, Desi disinyalir sempat membakar barang bukti bungkusan sabu.

Kendati demikian, petugas Kodam yang mencium sikap jahat Desi lantas membawanya ke Kantor BNNP Sumut untuk menjalani tes urine.

Hasilnya, urine Desi positif mengandung zat amphetamine dan methamphetamin, dua zat yang terkandung dalam sabu dan ekstasi.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting menegaskan, Desi Natalia boru Simatupang (32) yang sebelumnya merupakan polisi wanita (polwan) di Polres Serdang Bedagai ternyata sudah lama dipecat.

Hal ini diketahui setelah Polda Sumut melakukan kroscek lebih dalam menyangkut wanita pecandu sabu ini.

"Dari hasil pengecekan yang kami lakukan sejak kemarin, ternyata Desi ini sudah dikenakan sanksi PTDH (pemecatan tidak dengan hormat) sejak 23 April 2016 lalu. Dia dipecat karena kasus narkoba juga," ungkap Rina saat mengklarifikasi berita yang beredar sebelumnya, Rabu (5/7/2017).

Rina mengatakan, pada 24 Desember 2012, Desi yang berpangkat akhir Brigadir Satu (Briptu) ditangkap karena pesta narkoba.

Kemudian, setelah menjalani sidang di Pengadilan Lubuk Pakam, mantan polwan yang bertugas di BA Sat Tahti Polres Sergai ini kemudian dijatuhi vonis empat tahun penjara oleh hakim.

"Setelah divonis empat tahun, kesatuan tempat Desi berdinas kemudian mengambil sikap menggelar sidang kode etik. Hasilnya, pada April 2016 lalu, dia sudah dinyatakan bukan lagi anggota Polri," tegas Rina.

Mantan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi.
Mantan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. (DOK PRIBADI DAN TRIBUNNEWSBOGOR.COM)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved