Penanganan Covid
Rumah Duka Tompaso dan Lokasi Pemakaman Terapkan Protokol Kesehatan Ketat
Untuk ibadah penghiburan tetap sesuai protokol kesehatan, ibadahnya singkat, dibatasi jemaat yang hadir, tidak berkerumun dan bergantian.
Penulis: Martsindy Rasuh | Editor: Alexander Pattyranie
Laporan Kontributor Tribunmanado.co.id Martsindy Rasuh
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati Kabupaten Minahasa Royke O Roring (ROR) menegaskan,
untuk acara pemakaman Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) di rumah
duka Desa Tompaso Dua, Kecamatan Tompaso, Minahasa, Sulawesi Utara,
menerapkan protokol kesehatan ketat sebagaimana instruksi dari Polda Sulut dan hasil
kesepakatan Forkopimda Kabupaten Minahasa.
BERITA PILIHAN EDITOR :
Baca juga: Masih Ingat Dayana, Gadis Cantik Asal Kazakhstan? Kini Terkenal dan Dianggap Lupa Diri
Baca juga: Alamsyah Terdiam Setelah Dijatuhi Hukuman Mati
Baca juga: Marzuki Alie Setia dengan Demokrat, Putra SBY Singgung Pengkhianat: Sulit Kembalikan Kepercayaan
TONTON JUGA :
Hal ini diungkapkan ROR, Kamis (18/2/2021).
"Kami dan kepolisian tetap pada saat pelaksanaan ibadah pemakaman, ibadah penghiburan bahkan
di lokasi pemakaman menerapkan protokol kesehatan ketat," ujar ROR usai dilaksanakannya
persemayaman di kantor bupati Minahasa.
Untuk ibadah penghiburan tetap sesuai protokol kesehatan, ibadahnya singkat, dibatasi
jemaat yang hadir, tidak berkerumun dan bergantian. Ini tentu tidak mengurangi rasa
hormat kepada keluarga ataupun para pelayat yang ingin memberi penghiburan bagi
keluarga yang ditinggalkan.
"Sekali lagi kami berharap untuk diperhatikan pada saat hadir di rumah duka Tompaso.
Agar ketika hadir tidak datang secara bersamaan, bergantian, tidak terlalu
berlama-lama," sebutnya.
Jadi, baik dari pihak Pemkab Minahasa, Polres Minahasa dan Kodim Minahasa sudah
koordinasikan dan juga kepada camat diinstruksikan agar mengatur warga
masyarakat yang datang melayat.
"Ada juga beberapa pos pelayanan kesehatan untuk mengecek suhu tubuh dan lain-lain
agar tidak ada yang terlewati," ujarnya.
Ia menjelaskan, bagi jemaat yang akan hadir untuk ibadah penghiburan
sudah ditetapkan terbatas.
Untuk rapid test kalau boleh bagi mereka yang datang ke rumah duka sudah membawa
hasil rapid dari puskesmas terdekat.
"Kami juga nanti akan sediakan rapid antigen.
Imbauan kepada masyarakat tanpa mengurangi rasa hormat dan penghargaan kepada
almarhum dan keluarga, tentu berharap mari melayat
dengan tidak memanfaatkan waktu yang panjang, bergantian dan jaga
protokol kesehatan," katanya.
"Termasuk mendengarkan arahan pemerintah setempat dan tokoh-tokoh agama
di jemaat masing-masing agar acara pemakaman dapat berjalan dengan lancar," tandasnya.
Catatan Redaksi :
Bersama-kita lawan virus corona.
Tribunmanado.co.id (Tribunnetwork) mengajak seluruh pembaca untuk selalu
menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
(Tribunmanado.co.id/Kontributor Martsindy Rasuh)
BERITA TERPOPULER :
Baca juga: Ingat Ilham Akbar Habibie? Putra Presiden RI ke-3 yang Bangun Gedung Pollux Tertinggi di Indonesia
Baca juga: Sosok Mayjen TNI Totok Imam Santoso, Viral Bersepeda Sambil Kenakan Seragam Tentara, Ini Biodatanya
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 04.30 WIB, Penumpang Tewas di Tempat Setelah Mobil Pikap Tabrak Truk Tronton
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rumah-duka-tompaso-dan-lokasi-pemakaman-terapkan-protokol-kesehatan-ketat.jpg)