Breaking News:

Internasional

AS Jual Peralatan Militer ke Israel untuk Pertama Kalinya, Jet F-35 Berhasil Terjual

Karena penjualan membutuhkan proses yang panjang, diperkirakan perjanjian kedua negara dilakukan di era Donald Trump.

Reuters/Ammar Awad
ILUSTRASI. Komite kementerian Israel menyetujui pembelian jet baru, pesawat terbang dan amunisi dari perusahaan AS. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JERUSALEM - Di bawah pemerintahan Joe Biden, Amerika Serikat (AS) akan menjual alat-alat militer ke Israel untuk pertama kalinya.

Seorang pejabat Israel mengatakan Komite Kementerian Israel menyetujui pembelian jet baru, pesawat terbang, dan amunisi dari perusahaan AS.

Kesepakatan tersebut kabarnya bernilai miliaran dolar.

"Sebuah komite pengadaan kementerian telah menyetujui pembelian satu skuadron F-35 baru, empat pesawat pengisian bahan bakar baru, dan sejumlah besar amunisi," kata pejabat itu tanpa menyebut nama kepada Reuters, Selasa (16/2/2021).

Karena penjualan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk diproses, asal mula kesepakatan kemungkinan berasal dari Pemerintahan Trump.

Ilustrasi Jet Tempur Siluman Angkatan Udara AS
Ilustrasi Jet Tempur Siluman Angkatan Udara AS (Istimewa)

Israel telah mempertimbangkan pembelian pesawat pengisian bahan bakar KC-46 yang dibuat oleh Boeing Co selama beberapa waktu juga telah mengincar skuadron tambahan 24 atau 25 F-35, yang dibuat oleh Lockheed Martin.

Melansir Reuters, Pemerintahan Biden untuk sementara menghentikan beberapa penjualan senjata yang tertunda ke sekutu AS seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk melakukan peninjauan kembali.

Meskipun Israel telah menyetujui pembelian tersebut, Kongres AS memerlukan pemberitahuan penjualan senjata utama sebelum kontrak dapat ditandatangani.

Baca juga: Hilang Selama 1 Tahun dari Publik, Ini Penampakkan Istri Kim Jong Un Sekarang

Hubungan Amerika Serikat dan Israel kabarnya memanas, ini penyebabnya

Foto dokumentasi ini memperlihatkan jet-jet Israel terbang dalam misi tempur. Berulang-ulang, dan sudah sering diprotes, Israel menggunakan wilayah udara Lebanon untuk menyerang wilayah Suriah.
Foto dokumentasi ini memperlihatkan jet-jet Israel terbang dalam misi tempur. Berulang-ulang, dan sudah sering diprotes, Israel menggunakan wilayah udara Lebanon untuk menyerang wilayah Suriah. (Israel Defence Force)

Memanas. Amerika Serikat (AS) menuduh Israel melanggar kebebasan udara dan menciptakan krisis, menyusul penutupan perbatasan Israel karena pandemi virus corona baru. 

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved