Sarundajang Meninggal
Wangsit SH Sarundajang Ke Santy Gerald Luntungan Terwujud, Ini Ceritanya
"Santy ngana musti jadi anggota dewan Bitung", ungkapan inilah kembali ternyiang di telinga dan memory Santy Gerald Luntungan (SGL)
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – “Santy ngana musti jadi anggota dewan Bitung (Santy kamu harus menjadi anggota DPRD Bitung,” ungkapan inilah kembali terngiang di telinga dan memory Santy Gerald Luntungan (SGL).
SGL adalah Ketua DPRD Bitung periode 2009 – 2014 dari Partai PKP Indonesia (PKPI),
kata-kata satu diantara sekian banyak nasihat dan motivasi dari Sinyo Harry Sarundajang Wali Kota Bitung pada tahun 2007.
Dan benar wangsit yang disampaikan SHS yang kini dikabarkan telah meninggal dunia.
Baca juga: Delapan Tahun Kawal SHS, Ini Kesaksian Decky Palinggi, Dia Anggap Saya Anak, Bukan Pembantu
Baca juga: Sang Maestro Sulut Sinyo Harry Sarundjang Berpulang, Medy Lensun: SHS Birokrat dan Politisi Hebat
Baca juga: Pelayat Hibur Fabian Sarundajang, Jenazah SHS Tiba di Manado Senin
Waktu itu Pemilihan anggota Legislatif (Pileg) tahub 2009, SGL yang diusung PKP Indonesia di Daerah Pemilihan Kecamatan Matuari, Ranowulu dan Girian terpilih sebagai anggota DPRD Bitung.
SGL merupakan putra Ramoy Markus Luntungan (RML) Bupati Minahasa Selatan periode 2003-2005 sebagai penjabat Bupati.
Periode 2005-2010 sebagai bupati terpilih.
Di era kepemimpinan SH Sarundajang sebagai Wali kota Bitung yang beralih dari Kota Administratif menjadi kotamadya, sosok RML merupakan kepala kecamatan Bitung Tengah.
“Pak SHS adalah tokoh paripurna baik di pemerintahan maupun politik.
Ahli strategi dengan wawasan yang jauh kedepan juga sosok guru yang mengantar anak didik sampai berhasil,” kata SGL saat diwawancarai Tribunmanado.co.id, Sabtu (13/2/2021).
SGL bersyukur bisa jadi murid di dunia politik dan menjadi anak baptis beliau.
Sosok SHS menurut Santy, sangat tenang dan punya kharisma.
Baca juga: Fabian Sarundajang Teteskan Air Mata Ingat Sang Ayah, Saat Sakit Pun Ia terus Bekerja
Baca juga: Sinyo Harry Sarundajang Meninggal, Zulkarnain Kamaru: Sulut Kehilangan Sosok Politisi Andal
Baca juga: SOSOK Prof Dr dr Toar Jean Maurice Lalisang SpB(K)BD, Guru Besar UI Asal Kawanua Kelahiran Belanda
Di akhir wawancar, SGL juga mengenang pertemuannya dengan SHS, saat rapat Paripurna DPRD Kota Bitung dalam rangka HUT Kota Bitung ke 19 tahun 2009.
“Selesai acara beliau bilang, biar so ketua DPRD mar jang sambutan bagitu, talalu panjang,” kenang Santy.
SHS meninggal usai mendapat perawatan di UGD Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pada usia 76 tahun, Sabtu (13/2/2021) pukul 00.31 WIB dini hari.
Berita duka ini langsung tersiar kemana-mana, lewat postingan media sodial Facebook, pesan berantai di WA, Instagram dan lainnya.
Almarhum yang di masa akhir karirnya dipercayakan oleh Presiden Joko Widodo, sebagai Duta Besar Berkuasa Penuh Republik Indonesia atas Filipina merangkap Kepulauan Marshall dan Republik Palau.
Meninggalkan seorang istri Deetje Adelin Sarundajang Laoh Tambuwun.
Baca juga: UPDATE, Harga Emas Antam Akhir Pekan Ini, Turun Rp 5.000 per Gram, Simak Ini Rinciannya
Baca juga: Wanita Ini Dipecat 30 Menit Setelah Diterima Bekerja
Anak-anak Ivan Sarundajang, Vanda D Sarundajang, Fabian R Sarundajang, Eva C Sarundajang, Shinta Sarundajang.
Ini Riwayat karir almarhum SH Sarundajang:
*DR. Sinyo Harry Sarundajang*
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh
Republik Indonesia untuk Republik Filipina merangkap Republik Marshall Islands dan Republik Palau.
Tahun 2019 dalam usahanya bersama *_Karantina Pertanian_* , Beliau bersama Ir Banun Harpini berhasil membuka kembali akses Kopi untuk bisa diekspor ke pasar Philipina
*SHS 1945 - 2021*
-Kasubdit Kampol pada Direktorat Sospol Dati I Sulut, 1974
- Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Sulawesi Utara, 1977
-Sekretaris Wilayah Daerah Kabupaten Minahasa, 1978
-Kepala Biro Penyelenggaran Pemilu Provinsi Sulawesi Utara, 1981
- Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, 1981
-Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, 1983
-Wali Kota Kota Administratif Bitung, 1986
-Pj. Wali Kotamadya Bitung, 1990
-Wali Kota Bitung, 1991 - 2000
-Pj. Gubernur Maluku, 2002 - 2003
-Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Strategis, 2000
-Ketua Harian KAPET, 2000
-Inspektur Jenderal Departemen Dalam Negeri, 2001 - 2005
-Pj. Gubernur Maluku Utara, 2002
-Gubernur Sulawesi Utara, 2005 - 2015
- Pj. Wali Kota Manado, 2009 - 2010
-DUBES RI DI FILIPINA 2018- Sampai saat ini
Baca juga: Sinyo Harry Sarundajang Meninggal, Zulkarnain Kamaru: Sulut Kehilangan Sosok Politisi Andal
Baca juga: SHS Berpulang, Sulut Berkabung, Bendera Merah Putih Setengah Tiang hingga 19 Februari 2021
YOUTUBE TRIBUN MANADO
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/santy-luntungan-saat-menerima-kedatangan-sh-sarundajang.jpg)