Breaking News
Jumat, 12 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BBM di Bitung

Harga BBM Naik, Warga Bitung Rogoh Kocek Lebih Dalam untuk Isi Pertamax

Sejumlah masyarakat masih mengisi BBM Pertamax di SPBU Giper Bitung, ada yang karena terpaksa dan demi menjaga kualitas mesin kendaraan.

Tayang:
Tribun Manado/Christian_Wayongkere
SPBU - Suasana SBPU Giper di Kota Bitung, pasca kenaikan harga BBM jenis Pertamax. Meski ada peralihan pengguna kendaraan dari mengisi Pertamax ke Pertalite belum terjadi antrian signifikan. 
Ringkasan Berita:1.Sejumlah masyarakat yang masih melakukan pengisian BBM Pertamax di SPBU Giper Bitung, ada yang karena terpaksa dan demi menjaga kualitas mesin kendaraan.

2.Di sejumlah SPBU di Sulut maupun luar Sulut, banyak kendaraan yang biasanya isi BBM Pertamax beralih ke Pertalite.

3.SPBU Giper berada di Kelurahan Girian Permai Kecamatan Girian Kota Bitung.

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Inilah sejumlah alasan pengendara bermotor di Kota Bitung Provinsi Sulut, masih mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax meski harganya naik.

Sejumlah masyarakat yang masih melakukan pengisian BBM Pertamax di SPBU Giper Bitung, ada yang karena terpaksa dan demi menjaga kualitas mesin kendaraan.

Pemerintah resmi menaikkan harga Bbm Pertamax dari Rp 12.300 ribu menjadi Rp 16.250 ribu per satu liter Rabu 10 Juni 2026.

Baca juga: Sejumlah Warga Manado Beralih ke Pertalite Pascaharga Pertamax Naik, Antrean Meningkat di SPBU

Di sejumlah SPBU di Sulut maupun luar Sulut, banyak kendaraan yang biasanya isi BBM Pertamax beralih ke Pertalite.

Kondisi itu membuat antrian panjang di SPBU.

"Pasca naik harus rogoh kocek lebih, untuk isi BBM Pertamax. Sebelum naik sekali isi full tengki, tapi sekarang hanya setengah tangki," kata seorang pengemudi motor matig honda Beat usai isi Bbm pertamax di SPBU Giper, Jumat (12/6/2026).

SPBU Giper berada di Kelurahan Girian Permai Kecamatan Girian Kota Bitung.

Lanjut sumber yang berjenis kelamin pria, selain merogoh kocek lebih ia harus melakukan efisiensi penggunaan kendaraan.

Menurutnya dalam sehari biasanya pakai 12 jam sehari, pasca kenaikan Pertamax harus di kurangi menjadi 7 sampai 8 saja sehari.

"Supaya hemat BBM," tambahnya.

Warga lainnya mengungkapkan alasannya masih mengisi BBM Pertamax meski harganya naik lebih ke menjaga kualitas mesin mobil.

"Dari awal beli mobil tiga tahun lalu sudah pakai Pertamax, sayang kalau ganti lain. Takut ada pengaruh ke mesin mobil," kata Gor pengemudi mobil jenis city car mereka Suzuki saat tengah antri isi BBM Pertamax di SPBU Giper, Jumat (12/5/2026).

Pantauan di Jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere, di SPBU Giper kendaraan yang mengisi Pertamax tak selancar Pertalite.

Ada 15 - 20 unit kendaraan bermotor mengisi Pertalite baru kelihatan ada kendaraan bermotor yang mengisi Bbm Pertamax(CRZ)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved