Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sarundajang Meninggal

Wangsit SH Sarundajang Ke Santy Gerald Luntungan Terwujud, Ini Ceritanya

"Santy ngana musti jadi anggota dewan Bitung", ungkapan inilah kembali ternyiang di telinga dan memory Santy Gerald Luntungan (SGL)

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Santy Luntungan saat menerima kedatangan SH Sarundajang Gubernur Sulut di kantor DPRD Bitung dalam rangka rapat Paripurna HUT Kota Bitung pada 2009 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – “Santy ngana musti jadi anggota dewan Bitung (Santy kamu harus menjadi anggota DPRD Bitung,” ungkapan inilah kembali terngiang di telinga dan memory Santy Gerald Luntungan (SGL).

SGL adalah Ketua DPRD Bitung periode 2009 – 2014 dari Partai PKP Indonesia (PKPI),

kata-kata satu diantara sekian banyak nasihat dan motivasi dari Sinyo Harry Sarundajang Wali Kota Bitung pada tahun 2007.

Dan benar wangsit yang disampaikan SHS yang kini dikabarkan telah meninggal dunia.

Baca juga: Delapan Tahun Kawal SHS, Ini Kesaksian Decky Palinggi, Dia Anggap Saya Anak, Bukan Pembantu

Baca juga: Sang Maestro Sulut Sinyo Harry Sarundjang Berpulang, Medy Lensun: SHS Birokrat dan Politisi Hebat

Baca juga: Pelayat Hibur Fabian Sarundajang, Jenazah SHS Tiba di Manado Senin

Waktu itu Pemilihan anggota Legislatif (Pileg) tahub 2009, SGL yang diusung PKP Indonesia di Daerah Pemilihan Kecamatan Matuari, Ranowulu dan Girian terpilih sebagai anggota DPRD Bitung.

SGL merupakan putra Ramoy Markus Luntungan (RML) Bupati Minahasa Selatan periode 2003-2005 sebagai penjabat Bupati.

Periode 2005-2010 sebagai bupati terpilih.

SHS saat menjadi Wali Kota Bitung
SHS saat menjadi Wali Kota Bitung (Istimewa)

Di era kepemimpinan SH Sarundajang sebagai Wali kota Bitung yang beralih dari Kota Administratif menjadi kotamadya, sosok RML merupakan kepala kecamatan Bitung Tengah.

“Pak SHS adalah tokoh paripurna  baik di pemerintahan maupun politik.

Ahli strategi dengan wawasan yang jauh kedepan juga sosok guru yang mengantar anak didik sampai berhasil,” kata SGL saat diwawancarai Tribunmanado.co.id, Sabtu (13/2/2021).

SGL bersyukur bisa jadi murid di dunia politik dan menjadi anak baptis beliau.

Sosok SHS menurut Santy, sangat tenang dan punya kharisma.

Baca juga: Fabian Sarundajang Teteskan Air Mata Ingat Sang Ayah,  Saat Sakit Pun Ia terus Bekerja

Baca juga: Sinyo Harry Sarundajang Meninggal, Zulkarnain Kamaru: Sulut Kehilangan Sosok Politisi Andal 

Baca juga: SOSOK Prof Dr dr Toar Jean Maurice Lalisang SpB(K)BD, Guru Besar UI Asal Kawanua Kelahiran Belanda

Di akhir wawancar, SGL juga mengenang pertemuannya dengan SHS, saat rapat Paripurna DPRD Kota Bitung dalam rangka HUT Kota Bitung ke 19  tahun 2009.

“Selesai acara beliau bilang, biar so ketua DPRD mar jang sambutan bagitu, talalu panjang,” kenang Santy.

SHS meninggal usai mendapat perawatan di UGD Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pada usia 76 tahun, Sabtu (13/2/2021) pukul 00.31 WIB dini hari.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved