Imlek

Tina Toon Kepada Ahok: Hong Bao Nai Nih Pak?

Dalam acara tersebut Ahok tampak mengenakan batik lengan panjang warna merah hati dipadukan biru tosca dengan motif bunga-bunga.

Editor: muhammad irham
instagram.com/tinatoon101
Tina Toon 

Ahok mengaku bahwa dari pengalamannya, jika seseorang punya nama yang baik, jujur, bisa bekerja, maka takkan mungkin kelaparan. Karenanya dia berpesan agar jangan takut miskin.

"Pasti seorang akan memperkerjakan kamu. Saya kira prinsip itu. Jangan takut miskin, tetap berdiri teguh untuk kebenaran, keadilan, dan tentu perikemanusiaan," ungkap Ahok. Lebih lanjut, Ahok juga menyampaikan harapannya kepada seluruh rakyat Indonesia yang ikut merayakan Tahun Baru Imlek, di Tahun Kerbau ini.

"Saya ucapkan Gong Xi Fa Cai. Tentu saya doakan juga segalanya lancar dan selalu semua kebutuhan kita dicukupi di Imlek Tahun Kerbau ini. Dan tentu ada kesehatan yang baik dan lebih penting lagi selalu ada suka cita dan damai sejahtera Tuhan di dalam hidup kita dan keluarga kita," pungkasnya.

Menanak Nasi

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengakui dirinya menjalankan ritual khusus untuk merayakan Imlek di tahun 2021. Hasto bercerita bahwa dirinya menyapu halaman rumahnya hingga menanak nasi dengan cara khusus.

Hasto mengaku melakukan ritual itu setelah berbincang dengan banyak temannya dari etnis Tionghoa soal perayaan Imlek. Dan ternyata ada sejumlah tradisi yang memiliki makna tersendiri.

"Ternyata ada prosesi untuk jangan menyapu rumah dari belakang ke depan rumah, tetapi dari depan ke belakang. Ya saya ikutin itu, saya jalanin, supaya rezekinya enggak hilang," kata Hasto.

"Kemudian memasak di rice cooker, kita isi dengan nasi sampai penuh. Itu mencerminkan agar bangsa Indonesia bisa sejahtera, rakyatnya cukup sandang pangan. Simbol-simbol kesejahteraan itu simbol dari imlek," lanjut Hasto.

Selain itu, soal baju baru dia juga memakai hal yang sama. Dalam perayaan itu, jaket merah yang dipakai Hasto adalah barang baru.

"Inilah kemudian yang mengangkat bahwa imlek kita rayakan, sama kemarin Harlah NU juga dirayakan oleh PDI Perjuangan," ucap Hasto.

Lebih lanjut, Hasto mengatakan bahwa ini wujud PDIP sebagai rumah kebangsaan dari semua warga negara. Dan perayaan Imlek adalah wujud nyata keseriusan PDIP merawat kebhinekaan.

"Ya inilah PDI Perjuangan sebagai rumah kebangsaan Indonesia raya, kami selalu diajarkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri bagaimana kita harus selalu mengggelorakan semangat kebangsaan semangat Indonesia untuk semua," pungkas Hasto.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved