Imlek

Tina Toon Kepada Ahok: Hong Bao Nai Nih Pak?

Dalam acara tersebut Ahok tampak mengenakan batik lengan panjang warna merah hati dipadukan biru tosca dengan motif bunga-bunga.

Editor: muhammad irham
instagram.com/tinatoon101
Tina Toon 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi salah satu tamu undangan yang hadir dalam acara 'Imlekan Bareng Banteng' yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan (PDIP), Jumat (12/2) secara virtual.

Dalam acara tersebut Ahok tampak mengenakan batik lengan panjang warna merah hati dipadukan biru tosca dengan motif bunga-bunga.

Duduk berjarak satu setengah meter dari sang host yaitu Tina Toon, Ahok langsung menyapa dengan salam Imlek. "Gong Xi, Gong Xi," ujar Ahok, seraya menggenggam tangannya di depan kepalanya.

Tina Toon kemudian melontarkan candaan kepada Ahok. Dia meminta angpao kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Tapi sebelumnya Hong Bao Na Lai nih Pak?" kata Tina Toon.

Lantas Ahok dan Tina Toon pun tertawa. Ahok pun mengiyakan bahwa memang tradisi angpao diberikan kepada yang belum menikah. Tina Toon sendiri diketahui masih melajang.

Kemudian keduanya saling berbincang. Namun sebelum mengakhiri pembicaraan, Ahok menanyakan harapan dan keinginan dari Tina Toon.

"Jadi wish-nya apa nih? Mau cepat nikah atau apa? Karena kita ada tradisi Tionghoa kalau yang masih bujang atau belum menikah harus dikasih angpao," kata Ahok seraya merogoh saku kanan celananya.

Ternyata Ahok kemudian memberikan angpao dalam amplop merah kepada Tina Toon. Tina Toon yang kaget pun menerimanya seraya berterimakasih. Dia juga meminta agar hal tersebut diabadikan.

"Walaupun tidak banyak isinya, yang penting niatnya. Salam tahun kerbau," kata Ahok.

Ahok juga menyampaikan pesan kepada anak-anak muda Indonesia yang akan terjun ke dunia politik. Hal itu disampaikan Ahok ketika menjawab pertanyaan dari Tina Toon selaku host.

Awalnya, Tina Toon bertanya apa pesan Ahok bagi anak muda Indonesia yang hendak terjun ke dunia politik. Namun Ahok mengatakan dirinya bukan hendak mengajari seakan-akan dirinya seorang guru politik. Dia hanya berbicara berdasarkan pengalaman dirinya sendiri.

"Ketika anda memutuskan sebagai politisi, anda sebenarnya harus sudah siap mengorbankan diri anda untuk kepentingan orang banyak. Kalau ingin menjadi kaya jangan menjadi politisi, saya kira jadi pengusaha saja, tapi punya teman politisi, mungkin ngeledeknya begitu," ujar Ahok.

"Kalau menjadi politisi dalam keadaan seperti ini, anda harus konsisten dan komitmen anda. Dan percaya juga, ketika memiliki reputasi dan nama yang baik, itu melebihi kekayaan yang lebih besar," tambahnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved