Kudeta Militer di Myanmar
Rakyat Bergerak, Protes Apa Yang Dilakukan Militer, Turun ke Jalan Bawa Balon Merah
Kondisi terkini di Myanmar hingga hari ini pasca kudeta militer. Sudah dua hari ini terjadi protes besar besaran dari masyarakat.
“Mereka sudah mulai mematikan internet - jika mereka lebih berkuasa, mereka akan lebih menekan pada pendidikan, bisnis, dan kesehatan,” kata Thu Thu, 57 tahun yang ditangkap oleh junta sebelumnya selama protes pro-demokrasi di akhir 1980-an.
“Inilah mengapa kami harus melakukan ini,” katanya.
“Kami tidak dapat menerima kudeta,” kata seorang pria berusia 22 tahun yang datang dengan 10 temannya, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena takut adanya ancaman.
“Ini untuk masa depan kita. Kita harus keluar. ” lanjutnya
Pada tengah hari sekitar 100 orang turun ke jalan dengan sepeda motor di kota pesisir Mawlamyine di tenggara, dan mahasiswa serta dokter berkumpul di kota Mandalay di Myanmar tengah.
Ratusan kerumunan lainnya bermalam di luar kantor polisi di kota Payathonzu di negara bagian Karen di tenggara, tempat dimana anggota parlemen NLD diyakini telah ditangkap.
Mereka tetap di luar di pagi hari, menyanyikan lagu-lagu pro-demokrasi. (*)
Aksi Sejak Sabtu 6 Februari 2021
Puluhan ribu orang turun ke jalan di Myanmar pada hari Sabtu (6/2/2021) dalam demonstrasi besar pertama sejak militer merebut kekuasaan, meskipun pemadaman internet secara nasional diberlakukan untuk membungkam perbedaan pendapat tersebut.
Dilansir Guardian, di kota utama Yangon, pengunjuk rasa meneriakkan "turunkan kediktatoran militer" sambil membawa gambar pemimpin yang digulingkan Aung San Suu Kyi dan Win Myint, yang partainya memenangkan pemilihan umum pada bulan November lalu.
Militer menahan keduanya dalam penggerebekan pada Senin (1/2/2021) pagi.
Keduanya tidak lagi terlihat di depan umum sejak itu.
"Ceritakan pada dunia apa yang terjadi di sini," kata salah satu pengunjuk rasa.
"Dunia perlu tahu."
Militer memblokir internet di seluruh negeri dalam upaya menghentikan protes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/keadaan-terkini-di-myanmar.jpg)