MENGENAL Parosmia, Gejala Baru Covid-19, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Gejala parosmia dialami beberapa penderita long covid, atau orang yang tak kujung sembuh saat terinfeksi virus corona.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Virus Corona masih menjadi pandemi dan masi ada sejumlah wilayah di dunia.
Bahkan dilaporkan ada penderita yang merasakan gejala baru.
Gejala baru yang terdeteksi yaitu parosmia.
• Hanya Gibran Lawan Sepadan Anies Baswedan di Pilkada DKI, Ini Penjelasannya
• Sosok Danny Rukmana, Mantan Suami Lulu Tobing, Cucu Keluarga Cendana, Ini Kabar Terbarunya
Gejala ini dialami beberapa penderita long covid, atau orang yang tak kujung sembuh saat terinfeksi virus corona.
Selain dirasakan penderita long covid, parosmia dirasakan sejumlah penyintas Covid-19 yang sudah sembuh.
Lalu, apa itu parosmia dan bagaimana gejalanya?
Berikut adalah penjelasan panosmia, gejala, penyebab, dan cara mengatasinya.
Apa itu parosmia?
Seperti dilansir dari Healthline, parosmia merupakan gangguan penciuman yang membuat penderita tidak merasakan aroma yang tidak semestinya.
Misalnya, bau roti yang dipanggang biasanya harum, akan terasa bau busuk.
Kasus parosmia yang parah bisa menyebabkan penderitanya merasa sakit secara fisik saat mencium bau yang menyengat atau beraroma kuat.
Gejala Parosmia
Kasus parosmia sebagian besar terasa lebih jelas ketika seseorang baru sembuh dari infeksi virus corona Covid-19.
Seperti dilansir dari Independent, beberapa penderita long covid dan orang yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 merasakan bau tak sedap seperti amis atau benda terbakar di tempat yang berbau normal.
Selain itu, keluhan lainnya adalah bau busuk atau bau tak sedap terus-menerus, terutama saat ada makanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/virus-corona-6677.jpg)