Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gangguan Parosmia

Gangguan Parosmia, Gejala Covid-19 yang Bikin Orang Tak Sembuh Setalah Isolasi, Ini Penjelasannya

Parosmia merupakan masalah gangguan penciuman. Parosmia diketahui menjadi salah satu gejala Covid-19 baru yang dilaporkan sejumlah penderita.

Editor: Frandi Piring
dailymail.co.uk
Ilustrasi Orang Sakit. Gejala Covid-19 Parosmia gangguan hilang indera penciuman. 

Dilansir dari Independent, beberapa penderita long covid dan orang yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19

merasakan bau tak sedap seperti amis ikan atau benda terbakar di tempat dengan bau normal.

Selain itu, gejala Parosmia yang banyak dikeluhkan adalah bau busuk

atau tak sedap terus-menerus, terutama saat ada makanan.

Terkadang, aroma yang tidak enak ini membuat penderita jadi mual sampai kehilangan selera makan.

Dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT) dapat mengenali gejala parosmia

dengan pemeriksaan fisik, tes bau, dan mengecek riwayat kesehatan pasien.

Penanganan virus corona. Gejala Virus corona Parosmia. Gangguan dalam indera penciuman.
Penanganan virus corona. Gejala Virus corona Parosmia. Gangguan dalam indera penciuman. (South China Morning Post))

Penyebab Parosmia

Parosmia biasanya muncul setelah saraf pendeteksi bau rusak karena infeksi atau penyakit lainnya.

Dalam kondisi normal, saraf indra penciuman bertugas memberitahu otak untuk menafsirkan suatu informasi kimiawi pembentuk bau.

Kerusakan saraf membuat otak salah mengenali bau tertentu.

Ada beberapa penyebab parosmia, antara lain:

Infeksi virus dan bakteri, seperti virus corona

Cedera kepala

Kebiasaan merokok

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved