Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Panglima TNI Sebut Covid-19 Belum Dikendalikan, Jokowi Bilang Terkendali, Mana yang Betul?

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan, penularan Covid-19 di Indonesia belum dapat dikendalikan.

Editor: muhammad irham
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
ILUSTRASI. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan, penularan Covid-19 di Indonesia belum dapat dikendalikan.

Hal itu terlihat dari tingginya kasus kematian akibat terinfeksi virus mematikan tersebut. Bahkan, kasus kematian di Indonesia, termasuk yang tertinggi di Asia.

Hadi Tjahjanto mengatakan hal itu dalam sebuah seminar daring yang digelar, Sabtu (30/1/2021).

Menurut Hadi, jumlah kematian akibat Covid-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir merupakan yang tertinggi di Asia dan di urutan ke-12 di dunia.

"Fakta ini membuktikan bahwa pandemi masih belum dapat dikendalikan," katanya.

Walaupun demikian, dia menuturkan harapan baru dalam kasus Covid-19 adalah karena adanya vaksin.

Dengan begitu, total kasus positif Covid-19 mencapai 1.051.795 orang sejak pertama kali diumumkan pada awal Maret 2020 lalu.

Pad ahari ini, Satgas Covid-19 mencatat sebanyak 12.001 kasus baru Covid-19 di Indonesia.

Total kasus terkonfirmasi Covid-19 menjadi 1.078.314 orang.

Dari jumlah total tersebut, terdapat pasien sembuh sebanyak 873.221 setelah bertambah sebanyak 10.719.

Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan hasil negatif virus corona.

Selain itu, pasien meninggal dunia juga tercatat sebanyak 29.998 setelah bertambah 270 orang.

Sementara, ada sebanyak 73.652 orang yang saat ini berstatus suspek terkait penularan virus corona. Dari jumlah itu pula didapatkan kasus aktif sebanyak 175.095.

Data Spesimen

Penambahan kasus positif Covid-19 dalam 24 jam terakhir sebanyak 12.001 tersebut, diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 44.658 spesimen dalam sehari.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved