Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penemuan Mayat

ABK Kapal ditemukan Tak Bernyawa, Sebelumnya Sempat Minum Miras, Diduga Karena Asam Lambung

Mayat pria ini tergeletak di atas beton saluran air, tepatnya di jalan ke arah pantai Dodik kelurahan tersebut.

Istimewa.
Nestor Benyamin (35) seorang anak buah kapal ditemukan warga sudah tergeletak tak bernyawa setelah sempat minum miras. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Sejumlah warga di lingkungan II Kelurahan Wangurer Kecamatan Girian, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria.

Mayat pria ini tergeletak di atas beton saluran air, tepatnya di jalan ke arah pantai Dodik di Kelurahan Wangurer.

Keberadaan sesosok mayat pria ini awalnya diketahui Haryati Musa (48) warga setempat.

Ketika melewati tempat kejadian perkara (TKP), saksi melihat korban yang sedang tergeletak di pinggir jalan.

“Melihat itu saya langsung memberitahukan hal tersebut kebeberapa warga yang tinggal didekat lokasi tersebut,” kata saksi Haryati, Minggu(31/1/2021).

Dari keterangan yang dihimpun jenasah pria tersebut bernama, Nestor Benyamin (35) seorang anak buah kapal.

Identitas lainnya menerangkan, bahwa pria Nestor tercatat sebagai warga Desa Laikit lingkungan VI Kecamatan Dimembe Kabupaten Minut.

Saksi lainnya Asman M Mokoginta (35), menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi pada Sabtu kemarin sekitar pukul 05.00 wita.
Kala itu Asman menceritakan bahwa dirinya bersama Haryati.  

“Saya bersama ibu Haryati, langsung memastikan keberadaan sesosok mayat. Lalu melaporkan ke pemerintah setempat,” cerita Asman yang ternyata adalah Kapten Kapal tempat korban bekerja.

Saksi lainnya Mulisno (51) menuturkan, sebelum kejadian pukul 11.30 Wita sempat dipanggil oleh korban.

“Dia meminjam uang sebesar Rp 200 ribu, selanjutnya korban mengajak saksi untuk minum - minuman keras (Cap Tikus) bersama. Beberapa saat setelah minum saya sudah tidak mampu dan langsung pulang ke rumah meninggalkan korban sendiri,” kata Mulisno.

Saksi lainnya bilang menuturkan beberapa hari sebelum kejadian korban sering mengeluhkan sakit asam lambung.

Atas temuan itu Polsek Matuari dibawah pimpinan Kanit Intelkam AKP Suiki Rahman, S.Sos  tiba di lokasi.

Berturut-turut tiba unit Inafis Polres Bitung  langsung melakukan tindakan olah TKP. 

Setelah melakukan olah TKP pada korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Diduga korban meninggal karena sakit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved