Kamis, 21 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Reisa Broto Asmoro: WHO Kembali Menegaskan, Penggunaan Masker Efektif Cegah Penularan Covid-19

Bukti ilmiah semakin mendukung pernyataan bahwa masker adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui percikan dari mulut.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
Biro Pers Setpres/Muchlis Jr
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro, saat memberi ketarangan di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - World Health Organization (WHO) kembali menegaskan bahwa penggunaan masker efektif untuk mencegah penularan Covid-19

Demikian yang dikatakan oleh Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro

Lebih jauh, Reisa menjabarkan, bahwa bukti ilmiah semakin mendukung pernyataan bahwa masker adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui percikan dari mulut atau droplet. 

"Bahkan, masker yang baik kualitasnya akan melindungi dari microdroplet atau percikan yang sangat kecil yang dapat melayang di ruangan sempit berventilasi buruk atau penyebaran terbatas secara aerosol," kata Reisa dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/1). 

Reisa pun meminta masyarakat untuk tetap menggunakan masker dalam kondisi tertentu seperti berada dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang buruk. Kemudian, jika tidak bisa menjaga jarak minimal 1 meter, saat ada tamu dengan kondisi tidak bisa menjaga jarak minimal 1 meter. 

Lalu di luar rumah ketika tidak memungkinkan untuk menjaga jarak, serta saat berada di daerah yang diduga terjadi transmisi sporadis atau tidak ada transmisi Covid-19 yang terdokumentasi atau kuning dan hijau. 

Selain itu, WHO juga menyarankan kewajiban menggunakan masker bagi orang yang lebih berisiko mengalami komplikasi berat. Seperti orang berusia lebih dari 60 tahun dan orang yang memiliki kondisi penyerta yang kita kenal dengan orang dengan komorbid. 

"Seperti penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, penyakit paru kronis, kanker, penyakit serebrovaskular, atau imunosupresi," ujarnya. 

Jika masker medis tidak tersedia, maka masker kain yang lapis diperbolehkan untuk digunakan, kemudian dibarengi dengan menjaga jarak dan mencuci tangan. 

WHO juga menekankan masyarakat harus mengikuti instruksi memakai, melepas, dan membuang masker medis serta mengikuti etika bersin dan batuk dengan menutup dengan siku bagian dalam. "Sering membersihkan tangan, dan menjaga jarak fisik minimal 1 meter dengan orang lain," ucap dia. (Sania Mashabi)

Baca juga: Warga Kota Tempat Virus Corona Bermula Kini Asyik Berlari dan Berlatih Tai Chi di Taman

Baca juga: CUACA Ekstrem Manado Karena Pengaruh La Nina, Begini Penjelasan BMKG

Baca juga: Banjir Longsor Terjang Manado, PLN Pulihkan 99 Persen Listrik Pelanggan Kurang dari 24 Jam

UPDATE Positif Covid-19 23 Januari 2021

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kembali merilis data jumlah pasien positif corona di Indonesia, pada Sabtu (23/1/2021).

Berdasarkan data tersebut pasien terkonfirmasi pada hari ini sebanyak 12.191 orang, sehingga total kasus positif Covid-19 sebanyak 977.474 orang.

Jumlah kasus ini diketahui menurun jIka dibandingkan dengan data pada hari Jumat 22 Januari 2021 kemarin, yang mencapai 13.632 kasus.

Dari data tersebut juga nampak adanya penambahan pasien sembuh yakni mencapai 9.912 orang

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved