Breaking News:

Wawancara

Bersua GM PT AP I Bandara Samrat Manado, Minggus Gandeguai, Optimis di Tengah Pandemi Covid-19

Tribun Manado berkesempatan  mewawancara General Manager PT AP I Bandara Samrat Manado, Minggus ET Gandeguai di kantornya, Kamis (22/01/2021).

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
General Manager PT AP I Bandara Samrat Manado, Minggus ET Gandeguai. 

TM: Pak GM, ini kabar gembira karena pembangunan  ternyata berjalan meskipun di tengah pandemi. Meskipun demikian, ada pertanyaan, kalau terminal baru ini selesai, bagaimana pemanfaatannya? Pasalnya sekarang tidak ada penerbangan langsung dari Tiongkok yang membawa wisman. 

MG: Kekhawatiran yang sama juga kami rasakan tapi kita selalu optimis. Nantinya kalau itu selesai, kita gunakan untuk domestik dulu. Kan dia tujuh gate, enam bisa kita pakai untuk domestik. Kalau penumpang domestik banyak, kita pakai terminal baru. Begitu juga sebaliknya, jika penerbangan internasionasional banyak. Kita fleksibel saja. 

TM: Seperti apa pergerakan penumpang di awal tahun ini? 

MG: Awal tahun memang low season. Pasti turun dibanding akhir tahun. Apalagi jika dibanding awal tahun lalu. Turun jauh hingga 60 persen. Tahun lalu ada penerangan langsung dari Tiongkok.. Meskipun demikian, kami melihat trennya mulai naik. Saat ini sudah 30-40 persen dari kondisi sebelum Covid-19. 

TM: Artinya ada keyakinan kondisi akan lebih baik tahun ini dibanding sebelumnya? 

MG: Tentu saja. Harus yakin. Kita optimistis di Maret atau April akan membaik. Semoga sekolah sudah bisa belajar offline sehingga anak-anak kembali sekolah. Ini akan mendorong pergerakan penumpang. Manado ini jadi pusat rujukan pendidikan dan kesehatan. Khususnya yang dari timur. Banyak orang Papua sekolahkan anak di sini. Begitu juga, banyak rumah sakit rujukan, kelas internasional didi Manado. Itu potensi besar bagi dunia penerbangan. 

Selain itu, ini program vaksinasi sudah jalan yang akan memberi optimisme ke dunia usaha. Masyarakat juga sudah paham dan terbiasa dengan protokol kesehatan. Artinya, dia bisa tetap melakukan perjalanan sambil menetapkan prokes.

TM: Kita ke soal pelayanan bagi pengguna jasa Bandara. Apakah pandemi Covid-19 mengubah pelayanan? 

MG: Pandemi Covid-19 memang mengubah tatanan tapi tidak untuk prosedur pelayanan di bandara. Standar keamanan, pemeriksaan dan lain-lain itu sama. Tidak boleh berubah. Karena ini berhubungan dengan keselamatan. 

TM: Bagaimana dengan protokol kesehatan? 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved