Gelombang Tinggi

Gelombang Laut di Teluk Amurang Sampai Tiga Meter, Nelayan Jangan Melaut

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengeluarkan imbauan

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andreas Ruaw
Nelayan di Minsel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengeluarkan imbauan

nelayan di wilayah Amurang dan sekitarnya supaya tidak melaut dulu di tengah cuaca ekstrem sekarang ini.

Kepala DKP Minsel Alex Sonambela kepada www.tribunmanado.co.id, Kamis (21/1/2021) mengatakan tinggi gelombang laut di Teluk Amurang atau Laut Sulawesi mencapai dua sampai tiga meter.

"Untuk nelayan yang perahunya kecil atau katintinting kami imbau supaya tidak melaut," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran di Desa Sondana Bolsel, Tetangga Lihat Api dari Dapur Rumah Yasin

Baca juga: Polres Minsel Bantu Korban Bencana Alam di Kecamatan Tumpaan

Baca juga: Kebakaran di Desa Sondana Bolsel, Tetangga Lihat Api dari Dapur Rumah Yasin

Menurut Alex Sonambela, sebenarnya untuk meminta nelayan jangan melalut ada pada instansi vertikal yakni Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan pihak otoritas pelabuhan. 

"Kalau dinas kami hanya sebatas memberikan imbauan saja dengan melihat kondisi sekarang ini," kata dia.

Namun Dinas Kelautan dan Perikanan Minsel terus berkoordinasi dengan pihak-pihak tersebut, terkait dengan kondisi di laut khususnya di Teluk Amurang dan sekitarnya. 

"Kalau ada update kondisi terbaru kami akan beritakan ke media," pungkas dia.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Olly Minta Masyarakat Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Polres Bolmong Berduka, Para Sahabat Unggah Foto Almarhum Wayan Berdiri Gagah Pegang Senapan

Bantuan

Kapolres Minahasa Selatan AKBP Norman Sitindaon bersama sejumlah pejabat utama, perwira dan personel jajaran

meninjau langsung lokasi bencana alam di pemukiman penduduk wilayah pesisir Pantai Tumpaan, Kecamatan Tumpaan.

Gelombang laut pasang, curah hujan tinggi serta tiupan angin kencang yang terjadi pada beberapa hari lalu,

membuat sejumlah rumah warga di wilayah pesisir Pantai Tumpaan mengalami kerusakan yang cukup parah bahkan Sebagian lainnya roboh.

Baca juga: 5 Fakta Sosok Polwan Berhijab di Belakang Komjen Listyo Sigit, Bukan Orang Sembarangan

Pada kesempatan tersebut Kapolres Minsel tampak berbincang-bincang dengan warga yang rumahnya mengalami musibah bencana alam,

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved