Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mensos Kunjungi Sulut

Terima Kunjungan Mensos, Hukum Tua Tateli Weru Paparkan Daftar Kerusakan yang Dialami Warga

Menteri Sosial RI Tri Rismaharini meninjau kondisi masyarakat di pesisir Pantai Bulo Desa Tateli Weru Kecamatan Mandolang, Rabu (20/1/2021) 

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andreas Ruaw
Mensos Kunjungi Desa Tateli Weru 

“Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat terhadap kondisi yerkini yang dialami masyarakat akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa hari lalu,” ungkap Bupati Royke Roring.

Bupati juga melaporkan sejumlah daerah di Kabupaten Minahasa yang terdampak bencana.

Bupati Minahasa ROR Dampingi Mensos Risma Tinjau Daerah Terdampak Bencana Alam
Bupati Minahasa ROR Dampingi Mensos Risma Tinjau Daerah Terdampak Bencana Alam (Tribun manado / Andreas Ruaw)

"Di antaranya Tombariri, Mandolang dan Pineleng. Dan untuk Desa Tateli Weru yang terdampak yaitu rumah warga di daerah pesisir, perahu nelayan dan korban banjir di jaga dua," papar ROR.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Royke Roring turut memberikan bantuan kepada warga masyarakat yang terdampak cuaca buruk.

Puluhan rumah warga di Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa tepatnya di Desa Borgo, Ranowangko dan Desa Tambala diterjang gelombang laut yang cukup tinggi sejak, Minggu (17/1/2021).

“Untung saja tak ada korban jiwa akibat kejadian itu.

Baca juga: DPR Setuju Listyo Jadi Kapolri, Tanggapan Soal Kasus Habib Rizieq Shihab dan Penembakan Laskar FPI

Baca juga: Respons Andhika Pratama Saat Lihat Ada Motor BMW di Halaman Rumah, Hadiah Dari Ussy Sulistiawaty

Namun warga yang merasa tak aman memilih keluar dari rumah guna mencari tempat yang lebih aman,” ujar Hukum Tua Desa Borgo Temmy Rompas, Senin (18/1/2021).

“Di sini ada lima rumah yang bagian dapurnya rusak karena terjangan gelombang laut. Sementara puluhan lainnya sempat terendam air laut,” lanjutnya.

Sementara data diperoleh bahwa di Desa Ranowangko ada delapan rumah rusak di bagian belakang.

Sedangkan di Desa Tambala puluhan rumah terendam air dan mengalami kerusakan di bagian belakang.

Baca juga: Ada Tanda SOS di Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Diduga Ada Penumpang yang Selamat

Hukum Tua menambahkan sejak malam mereka terpaksa mengungsi ke balai Desa serta lokasi lokasi aman.

“Namun sebagian warga terlihat mulai membersihkan sisa material pasir dan sampah yang terbawa gelombang tinggi di rumah mereka,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Bitung,

menjelaskan itu adalah efek dari kondisi tinggi gelombang dan angin kencang yang melanda pesisir utara perairan Sulawesi Utara.

Baca juga: Sosok Laura Lazarus, Pramugari yang Selamat dalam Dua Kali Kecelakaan Pesawat dan Puluhan Operasi

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved