Berita Boltim
Erna Mokodongan Bantah Dugaan Bantuan Dinas Perikanan Tak Tepat Sasaran
DPRD Boltim menduga bantuan dari Dinas Perikanan tidak tepat sasaran. Dalam artian, terdapat bukan nelayan menerima bantuan untuk para nelayan
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - DPRD Boltim menduga bantuan dari Dinas Perikanan tidak tepat sasaran.
Dalam artian, terdapat bukan nelayan menerima bantuan untuk para nelayan.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Perikanan Erna Mokodongan mengatakan, hal itu hanua pendapat para anggota DPRD,
yang mana bantuan yang diberikan pihak Dinas Perikanan tidak tepat sasaran.
Baca juga: Tidak Sanggup Ganti Kerugian Warga, Hukum Tua Tateli Weru Harapkan Bantuan Mensos
Baca juga: Penetapan Bupati dan Wabup Terpilih Minsel Kamis 21 Januari, Sesuai Jadwal
Baca juga: Risma Kunjungi Wilayah Terdampak Bencana di Manado, Pengamat Sosial Beberkan Bansos yang Efektif
Baca juga: Doa Rekan Seperjuangan Mia Trestyani Wadu: Semoga Dapat Tempat Terbaik di Sana
"Kami sudah memverifikasi kepada setiap kelompok penerima, dan kami rasa itu sudah tepat sasaran. Dan itu sesuai mekanisme," ucapnya, saat dikonfirmasi Tribunmanado.co.id, Rabu (20/1/2021).
Menurutnya, hal yang tidak mungkin, bukan nelayan tapi diberikan bantuan dan sebaliknya yang bukan belayan malah tidak berikan bantuan.
"Jadi itu hanya dugaan terlalu berlebihan. Berikan kesempatan dulu kepada kami untuk membagikan semua bantuan yang ada," ucapnya.
Baca juga: Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Bitung, Pelanggar Tak Pakai Masker Beralasan Lupa
Baca juga: Gadis Cantik Putri Indah Mukuan Ucapkan Terima Kasih Mensos Kunjungi Sulut
Menurutnya, bantuan tersebut telah dibagikan kepada masing-masing kelompok.
"Karena sudah kami bagikan, hanya masih ada beberapa kelompok yang berkasnya belum lengkap.
Makanya kami suruh para kelompok untuk melengkapi berkasnya terlebih dahulu.
Karena apabila berkas tidak lengkap kami tidak bisa memberikannya. Tetapi mereka sudah menandatangani berita acara sebagai penerima bantuan," jelasnya.
Baca juga: Komjen Listyo Sigit Prabowo Disetujui Jadi Kapolri, ini 9 Janji Jenderal Pilihan Jokowi itu
Baca juga: Jenazah Youtuber Faisal Rahman Ditemukan, Sempat Ucapkan Pesan Terakhir Sebelum Pesawat Terbang
Baca juga: Lansia Ini Tak Berdaya Lagi, Anaknya Berharap Tahun Ini Masih Bisa Dapat Dana Lansia
Ia menjelaskan, adapun umlah bantuan, antara lain kapal ada 7 kelompok, mesin tempel ada 15 kelompok,
bantuan motor box ada 5 kelompok, full box ada 50-an kelompok dan bantuan life jaket ada 20-an kelompok.
"Pengalaman, sebelumnya ada kelompok yang datang tapi hanya ketua dan sekretaris sedangkan bendahara tidak datang,
makanya kami belum bisa berikan.