Ombak Tinggi di Manado

Kantor Bawaslu Dipenuhi Sampah Akibat Banjir Rob, Taufik Bilfaqih: Laut Mengembalikannya Kepada Kita

Kantor Bawaslu Manado juga ikut jadi korban dari amukan ombak banjir rob yang melanda pesisir Kota Manado.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Isitmewa/Bawaslu Manado
Kondisi kantor Bawaslu Mando yang nampak porak-poranda akibat terjangan banjir rob. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bukan hanya kawasan bisnis Megamas saja. 

Banjir rob yang terjadi d di Kota Manado akhir pekan kemarin, Ternyata juga membuat kantor Bawaslu Manado porak-poranda. 

Hal ini dikatakan oleh Taufik Bilfaqih Koordiv Pengawasan,Humas, dan Hubal Bawaslu Manado ketika dihubungi Tribun Manado, Selasa (19/1/2021).

"Iya kantor kami juga rusak parah, karena banjir rob," ujarnya. 

Ia mengaku jika banyak berkas-berkas yang ikut rusak karena diterjang banjir rob. 

"Arsip-arsip yang berupa SPJ dan laporan keuangan banyak yang rusak," aku dia.

Saat ini pihaknya sedang fokus membersihkan puing-puing dari banjir rob yang menimpa kantor Bawaslu Manado. 

"Sekarang kami sedang melakukan pembersihan bangunan yang rusak karena peristiwa ini," tegasnya. 

Taufik membeberkan jika dirinya sempat kaget saat menemukan sampah plastik di dalam kantornya. 

"Karena dinding di bagian belakang ada yang jebol, jadi sampah plastik ikut terbawa hingga ke dalam kantor," tegasnya. 

Ia ikut menyayangkan banyaknya sampah plasti yang terbawa ombak hingga ke kantor Bawaslu Manado. 

"Laut mengembalikannya kepada kita," aku dia. 

Baca juga: Nyaris Pingsan, Wanita Ini Syok Dengan Apa yang Dilihatnya, Saat Hendak ke Toilet Tengah Malam

Baca juga: Jaringan dan Layanan Telkomsel Pulih 100% di Sulawesi Barat

Baca juga: Banjir Rob Akibatkan Kantor Bawaslu Manado porak-poranda, Banyak Berkas yang Rusak

Leper dan Piring 

Pengusaha cafe tepi pantai di Kawasan Megamas Manado harus gigit jari. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved